Dokter Jelaskan Perbedaan Penyerapan Vitamin Infus dan Suplemen Oral

  • 05 Jun 2026 08:34 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Konsumsi vitamin dan suplemen telah menjadi bagian dari gaya hidup banyak masyarakat untuk menjaga daya tahan tubuh. Namun, efektivitas penyerapan nutrisi ternyata dapat berbeda tergantung metode pemberiannya, baik melalui suplemen yang diminum maupun terapi infus vitamin.

Dilansir dari Fimela, Jumat (5/6/2026), suplemen oral yang dikonsumsi sehari-hari harus melewati proses pencernaan sebelum kandungannya dapat diserap tubuh. Vitamin akan dipecah di lambung, kemudian diserap melalui usus sebelum akhirnya masuk ke aliran darah.

Dalam proses tersebut, sebagian kandungan nutrisi dapat berkurang akibat pengaruh kondisi pencernaan, pola makan, maupun faktor kesehatan lainnya. Karena itu, tingkat penyerapan vitamin oral dapat berbeda pada setiap individu.

Praktisi kesehatan dari Seraphim Medical Center, dr. Febby Astari, IFMCP, menjelaskan bahwa metode infus vitamin memungkinkan nutrisi masuk langsung ke dalam aliran darah tanpa melalui sistem pencernaan. Dengan cara ini, tubuh dapat memperoleh nutrisi secara lebih cepat dan optimal.

Menurutnya, efektivitas penyerapan nutrisi sangat dipengaruhi kondisi masing-masing orang. Individu dengan gangguan pencernaan atau masalah penyerapan nutrisi tertentu dapat memperoleh manfaat yang berbeda dibanding mereka yang memiliki sistem pencernaan normal.

Terapi infus vitamin umumnya berisi kombinasi vitamin, mineral, dan antioksidan yang diberikan sesuai kebutuhan pasien. Karena merupakan tindakan medis, pemberiannya perlu diawali dengan konsultasi dan pemeriksaan oleh tenaga kesehatan untuk memastikan keamanan dan kesesuaiannya dengan kondisi tubuh.

Meski demikian, suplemen oral tetap memiliki peran penting dalam menjaga kebutuhan nutrisi harian dan mendukung sistem imun. Infus vitamin bukan pengganti pola hidup sehat maupun konsumsi makanan bergizi, melainkan dapat menjadi pilihan tambahan pada kondisi tertentu yang membutuhkan asupan nutrisi lebih cepat atau lebih terukur.

Para ahli juga mengingatkan bahwa menjaga daya tahan tubuh tidak hanya bergantung pada vitamin, tetapi juga pola makan seimbang, olahraga teratur, tidur yang cukup, serta pengelolaan stres yang baik.

Dengan memahami perbedaan antara vitamin oral dan infus vitamin, masyarakat dapat memilih metode yang sesuai dengan kebutuhan kesehatan masing-masing melalui konsultasi bersama tenaga medis.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....