Iduladha Tetap Bugar: Simak Tips Sehat Mengolah dan Mengonsumsi Daging Kurban
- 26 Mei 2026 14:01 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Momen Hari Raya Iduladha selalu identik dengan melimpahnya persediaan daging kurban, baik sapi maupun kambing. Berbagai hidangan lezat pun siap tersaji di meja makan untuk dinikmati bersama keluarga tercinta.
Namun, agar momen bahagia ini tidak berubah menjadi petaka bagi kesehatan, kita dituntut untuk lebih bijak dalam mengolah dan mengonsumsinya.
Praktisi Kesehatan, Muhammad Ainurrohman, S.KM., membagikan sejumlah tips praktis yang bisa Anda terapkan di rumah agar konsumsi daging kurban tetap aman, nikmat, dan menyehatkan bagi tubuh.
6 Langkah Cerdas Mengolah Daging Kurban di Rumah
Menurut Muhammad Ainurrohman, ada enam hal utama yang wajib diperhatikan oleh masyarakat selama merayakan Iduladha:
1. Pilih Bagian Daging yang Minim Lemak
Sebelum mulai memasak, luangkan waktu untuk memisahkan bagian gajih atau lemak yang berlebihan. Memilih potongan daging yang bersih dari lemak jauh lebih aman untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah.
2. Batasi Porsi, Jangan Mengonsumsi Berlebihan
Meski stok daging di rumah sedang melimpah, kendali diri adalah kunci. Mengonsumsi daging secara berlebihan dalam waktu singkat dapat memicu gangguan pencernaan akut dan lonjakan kadar kolesterol jahat.
3. Perbanyak Konsumsi Sayur dan Buah sebagai Penyeimbang
Pastikan piring Anda tidak hanya berisi daging. Imbangi hidangan tersebut dengan sayuran dan buah-buahan yang kaya serat. Serat sangat dibutuhkan untuk membantu kelancaran proses pencernaan serta menjaga keseimbangan nutrisi tubuh.
4. Hindari Penggunaan Santan Berlebihan
Menu tradisional seperti gulai, kari, dan rendang memang sangat menggoda. Namun, perlu diingat bahwa santan mengandung lemak jenuh yang tinggi. Konsumsilah dalam batas wajar agar tidak membebani kerja tubuh Anda.
5. Simpan Daging dengan Benar
Jika daging kurban tidak langsung diolah seluruhnya, segera masukkan ke dalam freezer menggunakan wadah yang tertutup rapat. Cara ini efektif untuk menjaga kualitas daging dan mencegah kontaminasi bakteri.
6. Tetap Aktif Bergerak
Setelah menyantap hidangan khas Iduladha, hindari kebiasaan langsung tidur atau bermalas-malasan. Sempatkan diri untuk tetap aktif bergerak atau melakukan olahraga ringan agar tubuh tetap bugar dan kalori tidak menumpuk.
Debat Kuliner: Mana yang Lebih Sehat, Direbus atau Dibakar?
Pertanyaan ini kerap muncul di tengah masyarakat saat mengolah daging kurban. Jika ditinjau dari sisi medis dan kesehatan, daging yang direbus cenderung jauh lebih aman. Proses perebusan mampu meluruhkan sebagian lemak dan meminimalkan risiko terbentuknya senyawa pemicu kanker.
Namun, bukan berarti Anda sama sekali tidak boleh membuat sate. Daging bakar tetap dapat menjadi pilihan menu yang aman, asalkan diolah dengan teknik yang benar, seperti menggunakan api kecil dan memastikan daging tidak sampai gosong atau menghitam (Gevaart-Durkin and De Peyster, 2014).
"Kunci utamanya sebenarnya bukan hanya pada metode memasak yang kita pilih, tetapi juga pada jumlah yang dikonsumsi dan keseimbangan pola makan secara keseluruhan," jelas Ainurrohman.
Mengonsumsi daging dalam porsi secukupnya dan mengimbanginya dengan variasi makanan sehat lainnya adalah formula terbaik untuk menjaga tubuh tetap prima selama perayaan (Mas’ad and Zainul Hisham, 2018).
Kesimpulan
Hari Raya Iduladha adalah momen indah untuk berbagi dan bersyukur. Menjaga kesehatan selama perayaan ini adalah bentuk kehati-hatian yang bijak.
Daging rebus memang lebih unggul secara klinis karena rendah lemak dan bebas dari senyawa berbahaya akibat pembakaran. Di sisi lain, kelezatan daging bakar (sate) tetap bisa dinikmati secara aman dengan kontrol api yang tepat.
Mari lebih bijak di dapur dan di meja makan. Dengan pola makan yang sehat dan seimbang, kita semua dapat merayakan Iduladha dengan penuh sukacita dan tubuh yang tetap bugar! (dwi )
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....