Tips Sehat Konsumsi Daging Kurban agar Tetap Aman bagi Tubuh
- 16 Mei 2026 22:23 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang — Perayaan Idul Adha identik dengan berbagai olahan daging kurban yang menggugah selera. Namun, konsumsi daging dalam jumlah berlebihan tanpa pengaturan dapat berdampak pada kesehatan, terutama bagi penderita kolesterol tinggi, hipertensi, maupun gangguan pencernaan.
Agar masyarakat tetap dapat menikmati hidangan khas Idul Adha dengan aman, penting untuk memperhatikan pola konsumsi dan cara pengolahan daging yang lebih sehat.
Dosen Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga, Lailatul Muniroh, mengingatkan bahwa penderita kolesterol tetap boleh mengonsumsi daging sapi, namun harus dalam jumlah terbatas dan dengan pengaturan lemak yang tepat.
“Untuk penderita kolesterol itu dianjurkan mengurangi lemak, tapi bukan berarti tidak boleh mengonsumsi daging sapi sama sekali, hanya saja memang perlu batasan,” ujarnya, dikutip dari laman unair.ac.id, Sabtu (16/5/2026)
Lailatul Muniroh membagikan tips pola konsumsi dan cara pengolahan daging yang lebih sehat.
1. Batasi Porsi dan Perhatikan Kebutuhan Tubuh
Konsumsi daging sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan gizi harian. Menghindari porsi berlebihan dalam satu waktu makan dapat membantu menjaga keseimbangan nutrisi sekaligus mengurangi risiko peningkatan kolesterol.
2. Pilih Bagian Daging yang Rendah Lemak
Sebelum diolah, sebaiknya bersihkan bagian lemak berlebih pada daging. Bagian seperti sirloin dan tenderloin umumnya memiliki kandungan lemak lebih rendah sehingga lebih aman untuk dikonsumsi.
3. Gunakan Teknik Memasak yang Lebih Sehat
Metode memasak juga berpengaruh terhadap kandungan gizi. Merebus, mengukus, atau memanggang daging dinilai lebih sehat dibandingkan menggoreng karena tidak menambah kadar lemak berlebih.
4. Lengkapi dengan Karbohidrat, Sayur, dan Buah
Untuk menjaga keseimbangan gizi, konsumsi daging perlu diimbangi dengan karbohidrat kompleks seperti nasi merah atau kentang rebus. Sayuran dan buah juga penting untuk memenuhi kebutuhan serat serta membantu melancarkan pencernaan.
5. Batasi Garam dan Lemak Jenuh
Penggunaan garam dan bahan tinggi lemak jenuh sebaiknya dikurangi untuk menjaga tekanan darah serta kesehatan jantung, terutama bagi kelompok dengan risiko penyakit kardiovaskular.
6. Tetap Perhatikan Frekuensi Konsumsi
Mengonsumsi daging setiap waktu makan tidak dianjurkan. Pola makan sebaiknya divariasikan dengan menu berbasis nabati agar asupan nutrisi lebih seimbang.
7. Imbangi dengan Aktivitas Fisik
Aktivitas ringan seperti berjalan kaki, bersepeda, atau olahraga sederhana dapat membantu metabolisme tubuh dan menjaga berat badan tetap ideal setelah mengonsumsi makanan berlemak.
8. Sesuaikan dengan Kondisi Kesehatan
Bagi individu dengan kondisi kesehatan tertentu seperti kolesterol tinggi atau hipertensi, pemilihan jenis daging dan cara pengolahan harus lebih diperhatikan. Konsultasi dengan tenaga medis dianjurkan untuk memastikan keamanan konsumsi.
Dengan pengaturan yang tepat, masyarakat tetap dapat menikmati hidangan daging kurban tanpa mengabaikan aspek kesehatan tubuh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....