Harkitnas 2026: Remaja Diminta Lawan ‘Penjajahan’ Gaya Hidup Tak Sehat

  • 20 Mei 2026 14:33 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID,Malang - Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026 dimaknai berbeda oleh para akademisi kesehatan di Kota Malang. Jika dahulu perjuangan bangsa dilakukan dengan melawan penjajah, kini generasi muda diajak bangkit melawan krisis kesehatan dan gaya hidup tidak sehat.

Dalam talkshow bertema “Peran Remaja dalam Mengawal Kesehatan Tunas Bangsa di Desa dan Masyarakat”, Dr. Tri Anjaswarni, Dosen Jurusan Keperawatan Poltekes Kemenkes Malang mengajak remaja untuk memaknai kebangkitan nasional melalui perubahan pola hidup yang lebih sehat.

“Kalau dulu kebangkitan bangsa itu melawan penjajahan, sekarang kita melawan penjajahan kesehatan,” ujarnya, Rabu (20/5/2026).

Ia menilai tantangan remaja saat ini jauh berbeda dibanding generasi sebelumnya. Paparan media sosial, pola makan instan, hingga krisis kesehatan mental menjadi persoalan yang harus dihadapi bersama.

Karena itu, menurutnya, generasi muda perlu memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan fisik dan mental demi menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Bangkitlah untuk menjaga kesehatan fisik, mental, spiritual, dan sosial. Karena masa depan bangsa ada di tangan remaja hari ini,” katanya.

Sementara itu, Sri Mudayatiningsih, Dosen Jurusan Anafarma Poltekes Kemenkes Malang mengingatkan bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil.

“Mulai hari ini, mulai dari diri sendiri. Berubah sedikit demi sedikit ke arah yang positif,” ujarnya.

Ia berharap generasi muda tidak terlena dengan gaya hidup instan dan mulai membangun karakter kuat melalui kebiasaan sehat serta lingkungan yang positif.

“Bangsa ini nantinya dipimpin oleh kalian. Maka persiapkan diri mulai sekarang,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....