Kurang Minum Air Bisa Ganggu Fokus dan Pengaruhi Kesehatan Mental
- 12 Mei 2026 09:12 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Air menjadi salah satu kebutuhan penting bagi tubuh manusia karena sebagian besar tubuh terdiri dari cairan. Namun di tengah aktivitas yang padat, banyak orang sering mengabaikan kebutuhan minum air putih yang cukup setiap hari.
Padahal, kurang minum air atau dehidrasi ringan tidak hanya berdampak pada kondisi fisik, tetapi juga dapat memengaruhi kesehatan mental. Rasa lelah, sulit berkonsentrasi, hingga suasana hati yang mudah berubah bisa menjadi tanda tubuh kekurangan cairan.
Dilansir dari Healthline, Selasa (12/5/2026) sejumlah penelitian menunjukkan bahwa dehidrasi berkaitan dengan meningkatnya rasa cemas, ketegangan emosional, hingga menurunnya fokus dan performa kognitif seseorang.
Air memiliki peran penting dalam menjaga aliran darah dan pasokan oksigen ke otak. Saat tubuh kekurangan cairan, fungsi otak dapat ikut menurun sehingga seseorang lebih mudah kehilangan konsentrasi, lambat berpikir, dan sulit mengingat informasi dalam jangka pendek.
Beberapa studi juga menemukan bahwa tubuh yang terhidrasi dengan baik mampu mendukung perhatian visual dan kemampuan berpikir, baik pada orang dewasa maupun anak-anak. Sebaliknya, dehidrasi membuat seseorang lebih mudah terdistraksi saat bekerja atau belajar.
Tidak hanya memengaruhi konsentrasi, kurang minum air juga berdampak pada suasana hati. Orang dengan asupan cairan rendah cenderung lebih mudah merasa tegang, lelah, bingung, bahkan mengalami gejala depresi ringan.
Penelitian lain menunjukkan bahwa individu yang terbiasa minum banyak air akan merasa lebih gelisah dan kurang nyaman ketika asupan cairannya dikurangi. Sebaliknya, peningkatan konsumsi air dapat membantu menjaga mood tetap stabil dan meningkatkan perasaan positif.
Kurang minum air juga dikaitkan dengan meningkatnya risiko kecemasan. Kondisi ini diduga terjadi karena dehidrasi dapat memengaruhi sistem saraf dan hormon stres dalam tubuh. Selain itu, dehidrasi juga dapat mengganggu kualitas tidur yang berpengaruh terhadap kondisi emosional keesokan harinya.
Beberapa tanda tubuh mengalami dehidrasi antara lain rasa haus berlebihan, mulut kering, urine berwarna kuning pekat, mudah lelah, sakit kepala, hingga sulit fokus. Jika gejala tersebut mulai muncul, penting untuk segera memenuhi kebutuhan cairan tubuh.
Untuk menjaga hidrasi, masyarakat disarankan membiasakan diri membawa botol minum, memasang pengingat minum air, serta mengonsumsi buah dan sayur dengan kandungan air tinggi seperti semangka, jeruk, dan mentimun.
Menjadikan kebiasaan minum air putih sebagai bagian dari pola hidup sehat dinilai penting untuk mendukung kesehatan fisik maupun mental. Dengan tubuh yang terhidrasi dengan baik, konsentrasi, suasana hati, dan produktivitas sehari-hari dapat tetap terjaga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....