Gaya Hidup Sehat Masyarakat Meningkat, Hidrasi dan Pola Makan Jadi Kunci
- 05 Jun 2026 09:14 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gaya hidup sehat terus meningkat seiring dengan semakin mudahnya akses informasi kesehatan. Beberapa tips sederhana seperti mencukupi kebutuhan air putih, mengatur pola makan, hingga memilih teknik memasak yang tepat kini menjadi perhatian dalam menjaga kebugaran tubuh.
Air putih dan buah bantu jaga hidrasi tubuh
Kecukupan cairan tubuh menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga fungsi organ tetap optimal. Konsumsi air putih sekitar 6–8 gelas per hari masih menjadi anjuran umum untuk membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.
Selain air putih, buah-buahan dengan kandungan air tinggi seperti semangka, jeruk, dan melon juga dapat membantu menjaga hidrasi sekaligus memenuhi kebutuhan vitamin harian. Kekurangan cairan ringan diketahui dapat memicu gejala seperti cepat lelah dan menurunnya konsentrasi.
| Baca juga: Pernikahan Dini Picu Risiko Stunting |
Cepat lelah tidak selalu karena kurang tidur
Rasa lelah yang dialami seseorang tidak hanya disebabkan oleh kurang tidur. Faktor lain seperti stres, pola makan tidak seimbang, hingga kondisi kesehatan tertentu seperti anemia atau gangguan hormon juga dapat memengaruhi tingkat energi tubuh.
Karena itu, para ahli menyarankan masyarakat untuk lebih memperhatikan keseimbangan aktivitas harian, asupan nutrisi, serta kualitas istirahat agar tubuh tetap bugar.
Pola makan seimbang jadi dasar energi tubuh
Pola makan bergizi seimbang dengan kombinasi protein, karbohidrat kompleks, dan lemak sehat menjadi kunci utama dalam menjaga stamina. Sumber protein seperti telur, ayam, ikan, tahu, dan tempe dinilai penting untuk membantu pembentukan jaringan tubuh sekaligus menjaga rasa kenyang lebih lama.
Sementara itu, konsumsi sayur dan buah tetap dianjurkan untuk melengkapi kebutuhan serat, vitamin, dan mineral harian.
Teknik memasak turut pengaruhi kualitas gizi
Cara pengolahan makanan juga berpengaruh terhadap kualitas gizi yang dikonsumsi. Metode memasak seperti mengukus, merebus, dan memanggang dinilai lebih sehat dibandingkan menggoreng dengan minyak berlebih.
Meski demikian, teknik tertentu seperti penggorengan dua tahap masih dapat digunakan pada jenis makanan tertentu untuk menghasilkan tekstur yang lebih renyah, namun tidak disarankan sebagai metode utama dalam pola makan sehari-hari.
Tren clean eating dan bahan alami semakin diminati
Tren clean eating atau pola makan berbasis bahan alami turut mendorong perubahan kebiasaan konsumsi masyarakat. Makanan minim proses serta penggunaan pemanis alami seperti gula aren dan gula kelapa kini semakin banyak dipilih sebagai alternatif dalam minuman maupun makanan rumahan.
Tren ini juga didorong oleh meningkatnya kesadaran akan pentingnya pola makan yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....