Campak, Penyakit Menular yang Perlu Diwaspadai
- 07 Apr 2026 02:25 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Dokter Spesialis Anak, Yulita Galih Pangesti, menjelaskan bahwa campak merupakan penyakit infeksi virus akut yang sangat menular dan berpotensi menimbulkan komplikasi serius. Penyakit ini dapat menyebar dengan cepat melalui udara sehingga masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan.
Menurutnya, campak disebabkan oleh virus dari kelompok paramiksovirus yang menyerang sistem tubuh manusia. Penularannya terjadi melalui droplet di udara atau airborne disease saat penderita batuk maupun bersin.
“Campak merupakan penyakit infeksi virus akut serius yang sifatnya sangat menular,” ujar dr. Yulita, Senin (6/4/2026).
Ia menyebut tingkat penularannya bahkan dapat mencapai lebih dari 90 persen pada individu yang rentan. Penularan dapat terjadi sejak empat hari sebelum hingga empat hari setelah ruam muncul pada penderita. Sementara masa inkubasi penyakit campak berlangsung sekitar tujuh hingga delapan belas hari sejak paparan virus.
dr. Yulita menegaskan bahwa campak tidak hanya menyerang anak-anak, tetapi dapat terjadi pada semua kelompok usia. Namun, risiko komplikasi lebih tinggi pada anak usia di bawah lima tahun dan orang dewasa di atas 20 tahun.
“Campak dapat menjadi masalah serius untuk semua kelompok umur, bukan hanya anak-anak,” jelasnya.
Kelompok usia tersebut dinilai lebih rentan mengalami gejala berat apabila terinfeksi.
Sebagai langkah pencegahan, ia menekankan pentingnya imunisasi campak yang telah tersedia dan digunakan secara luas sejak tahun 1963. Vaksin menjadi cara paling efektif untuk menekan penyebaran penyakit ini di masyarakat.
“Jadwal vaksin campak diberikan pada usia sembilan bulan dan booster pada usia delapan belas bulan,” kata dr. Yulita.
Ia menambahkan, setelah vaksinasi lengkap, sekitar 90 persen individu dapat memiliki kekebalan hingga usia remaja.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....