Kenali Ciri Narsistik, Gangguan Kepribadian yang Perlu Diwaspadai

  • 03 Jun 2026 11:42 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Gangguan Kepribadian Narsistik atau Narcissistic Personality Disorder (NPD) merupakan salah satu kondisi kesehatan mental yang ditandai dengan pola pikir merasa diri lebih unggul dibanding orang lain. Kondisi ini juga ditandai kebutuhan yang tinggi untuk mendapatkan pengakuan serta rendahnya kemampuan berempati terhadap lingkungan sekitar.

Dikutip dari Fimela, Rabu (3/6/2026), individu dengan NPD sering kali terlihat sangat percaya diri. Namun, di balik penampilan tersebut, mereka umumnya memiliki harga diri yang rapuh dan sulit menerima kritik. Kondisi ini dapat memengaruhi hubungan sosial, kehidupan pribadi, hingga aktivitas pekerjaan.

Diagnosis NPD dilakukan oleh psikolog atau psikiater berdasarkan pedoman yang tercantum dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-5). Gejala biasanya mulai terlihat sejak masa remaja atau awal dewasa.

Salah satu karakteristik utama NPD adalah adanya perasaan diri yang berlebihan atau grandiositas. Penderitanya cenderung menganggap dirinya lebih penting dibanding orang lain dan sering melebih-lebihkan kemampuan maupun pencapaiannya. Mereka juga berharap mendapatkan pengakuan yang tinggi dari lingkungan meskipun tidak selalu memiliki prestasi yang sebanding.

Selain itu, individu dengan NPD memiliki kebutuhan kuat untuk memperoleh pujian dan kekaguman. Mereka kerap mencari perhatian serta ingin menjadi pusat pengakuan dalam berbagai situasi sosial.

Ciri lain yang sering ditemukan adalah kecenderungan berfantasi tentang kesuksesan, kekuasaan, kecerdasan, atau kehidupan ideal yang sempurna. Mereka juga meyakini bahwa dirinya istimewa dan hanya dapat dipahami oleh orang-orang yang dianggap memiliki status atau kemampuan setara.

Pandangan tersebut sering memunculkan rasa berhak atas perlakuan khusus. Mereka berharap keinginan dan kebutuhannya dipenuhi tanpa banyak pertanyaan serta menganggap dirinya layak memperoleh perlakuan yang berbeda dari orang lain.

Dalam hubungan sosial, penderita NPD juga dapat menunjukkan kecenderungan memanfaatkan orang lain demi kepentingan pribadi. Mereka membangun relasi berdasarkan keuntungan yang bisa diperoleh, baik berupa status, materi, maupun manfaat lainnya.

Kurangnya empati menjadi salah satu tanda yang paling menonjol. Individu dengan NPD sering kesulitan memahami atau menghargai perasaan serta kebutuhan orang lain. Sikap ini kerap disertai perilaku arogan, meremehkan, atau memandang rendah orang yang dianggap tidak setara dengan mereka.

Mereka juga cenderung mudah merasa iri terhadap keberhasilan orang lain atau justru meyakini bahwa orang lain iri kepada mereka. Perasaan tersebut dapat memengaruhi cara mereka berinteraksi dalam kehidupan sehari-hari.

Meski tampak percaya diri, individu dengan NPD biasanya sangat sensitif terhadap kritik. Penolakan atau masukan yang dianggap negatif dapat memicu kemarahan, frustrasi, atau reaksi emosional yang berlebihan.

Memahami ciri-ciri NPD penting untuk mengenali pola perilaku yang dapat memengaruhi hubungan sosial maupun kualitas hidup. Apabila gejala-gejala tersebut dirasakan secara berlebihan dan mengganggu aktivitas sehari-hari, konsultasi dengan tenaga kesehatan mental menjadi langkah yang disarankan untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....