KKN MAs 68 Dorong Digitalisasi UMKM Desa Gunungrejo
- 06 Sep 2026 13:10 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah ’Aisyiyah (KKN MAs) menjadi wadah pengabdian mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi Muhammadiyah dan ’Aisyiyah untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus berkontribusi sesuai potensi dan kebutuhan masyarakat. Salah satunya dilakukan KKN MAs Kelompok 68 melalui program pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Gunungrejo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Program tersebut diarahkan untuk mendorong pelaku UMKM memahami dan memanfaatkan media digital sebagai sarana pengembangan usaha dan pemasaran produk.
Program pemberdayaan UMKM ini berfokus pada peningkatan pemahaman mengenai pemanfaatan media digital serta pendampingan proses digitalisasi usaha. Kegiatan dirancang agar pelaku UMKM mengenal berbagai peluang yang dapat dimanfaatkan melalui media digital, khususnya untuk memperluas jangkauan pemasaran dan membangun identitas usaha. Mahasiswa juga memberikan pendampingan agar pemanfaatan media digital dapat dilakukan secara lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing pelaku usaha.
Program tersebut dikoordinasikan oleh Rahayu Meyliana Putri dari Universitas Muhammadiyah Gombong, Dede Risma dari Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta, Ahmad Syauqy Mubarok dari Universitas Muhammadiyah Malang, Tazkia Aulia Rahma dari Universitas Muhammadiyah Ponorogo, dan Badrriyah Nur Cahyani dari Universitas Muhammadiyah Buton sebagai penanggung jawab kegiatan. Dalam pelaksanaannya, kelima mahasiswa tersebut didukung anggota KKN MAs Kelompok 68 lainnya yang turut membantu jalannya kegiatan di lapangan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi oleh Wahyu Suci Utomo, S.Pi., M.P., selaku pemateri. Sosialisasi membahas pentingnya kehadiran digital bagi pelaku UMKM serta pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi agar dapat digunakan secara lebih optimal. Pelaku usaha juga diberikan pemahaman bahwa pemasaran tidak lagi hanya mengandalkan metode konvensional, karena media digital dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan produk kepada calon konsumen yang lebih luas sekaligus membangun komunikasi dengan pelanggan.
Setelah sosialisasi, mahasiswa melanjutkan kegiatan melalui pemberian banner sebagai bagian dari branding fisik bagi pelaku usaha di Desa Gunungrejo. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu memperkuat identitas usaha sekaligus membuat keberadaan usaha lebih mudah dikenali oleh masyarakat. Branding fisik tersebut menjadi salah satu bagian dari upaya mahasiswa mendorong pelaku UMKM membangun identitas usaha, baik secara langsung maupun melalui media digital.
Mahasiswa juga memperkenalkan kalender konten dan format pembukuan sederhana sebagai panduan bagi pelaku UMKM dalam melakukan promosi dan pencatatan keuangan secara lebih teratur. Kalender konten disusun agar pelaku usaha memiliki gambaran mengenai jenis konten yang dapat dibuat serta waktu publikasinya. Sementara itu, format pembukuan sederhana diberikan agar pencatatan keuangan usaha dapat dilakukan secara lebih terstruktur dan optimal.
Melalui kalender konten, pelaku UMKM diharapkan tidak hanya membuat konten secara spontan, tetapi dapat membangun kebiasaan melakukan promosi secara konsisten. Jenis konten dapat disesuaikan dengan produk, aktivitas usaha, serta kondisi dan kemampuan masing-masing pelaku UMKM. Dengan demikian, pemanfaatan media digital diharapkan dapat menjadi bagian dari aktivitas usaha sehari-hari dan tidak berhenti setelah program KKN selesai.
Program ini sekaligus menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memberikan kontribusi secara langsung sekaligus memahami berbagai tantangan yang dihadapi pelaku UMKM dalam proses peralihan dari pemasaran konvensional menuju pemanfaatan media digital. Pendampingan dilakukan dengan menyesuaikan kebutuhan dan kemampuan pelaku usaha agar strategi digitalisasi dapat diterapkan secara sederhana dan berkelanjutan.
Melalui sosialisasi dan pendampingan tersebut, KKN MAs Kelompok 68 berharap pelaku UMKM di Desa Gunungrejo semakin memahami manfaat media digital dan mampu memanfaatkannya secara mandiri sebagai bagian dari strategi pemasaran usaha. Pemanfaatan media digital secara konsisten diharapkan dapat membantu memperluas jangkauan promosi, meningkatkan daya saing, serta memperkenalkan potensi produk lokal Desa Gunungrejo kepada masyarakat yang lebih luas.
Kegiatan tersebut didukung anggota KKN MAs Kelompok 68, yaitu Liaana Asiyah dari Universitas Muhammadiyah Palembang, Anzillizza Cahya Raihani dari Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Lisa Noviandi Melati Putri dari Universitas Muhammadiyah Malang, Laode Muhammad Ishak Firdaus dari Universitas Muhammadiyah Buton, Sofyan dari Universitas Muhammadiyah Palembang, Balqis Haura Alexander dari Universitas Muhammadiyah Semarang, Clara I Gusti Herlisa dari Universitas Ahmad Dahlan Palembang, dan Manisa Aulia Tika Mahtin dari Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Selain program pemberdayaan UMKM, KKN MAs Kelompok 68 juga menghadirkan sejumlah program lainnya di bidang pendidikan, kesehatan, pemeliharaan lingkungan desa, serta pembuatan reflektor jalan. Berbagai program tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa untuk memberikan kontribusi sesuai kebutuhan masyarakat Desa Gunungrejo selama pelaksanaan KKN.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....