KKN 41 Gelar Malam Puncak HUT RI di Desa Sukomulyo
- 25 Agt 2026 12:11 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah ‘Aisyiyah (KKN MAs) Kelompok 41 menggelar malam puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Dusun Bakir, Desa Sukomulyo, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Sabtu (23/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program kerja KKN Pilar Sosial Kebudayaan sekaligus ruang untuk mempererat kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat Desa Sukomulyo.
Malam puncak digelar dengan suasana meriah dan kekeluargaan. Masyarakat turut ambil bagian dalam berbagai rangkaian kegiatan dan penampilan yang disiapkan untuk memeriahkan momentum peringatan kemerdekaan.
Mahasiswa KKN MAs Kelompok 41 terlibat langsung sejak tahap perencanaan, penyusunan konsep, persiapan, koordinasi, hingga pelaksanaan kegiatan. Dukungan pendanaan kegiatan juga berasal dari mahasiswa KKN sebagai bentuk komitmen terhadap program pengabdian di Desa Sukomulyo.
Ketua KKN MAs Kelompok 41 mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya ditujukan untuk memeriahkan HUT RI, tetapi juga menjadi sarana memperkuat hubungan sosial masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menjadikan peringatan HUT RI bukan hanya sebagai seremoni tahunan, tetapi juga sebagai momentum untuk mempererat kebersamaan masyarakat. Pilar Sosial Kebudayaan kami wujudkan melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung dan memberikan ruang bagi masyarakat untuk menampilkan potensi serta kreativitasnya,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan. Warga tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga ikut membantu persiapan dan mengisi rangkaian acara.
“Mulai dari perencanaan, persiapan, pelaksanaan, hingga dukungan pendanaan kegiatan kami lakukan sebagai bagian dari program kerja KKN. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang kebersamaan bagi masyarakat sekaligus memberikan pengalaman dan manfaat positif selama kami melaksanakan KKN di Desa Sukomulyo,” lanjutnya.
Antusiasme warga terlihat sejak persiapan hingga acara berlangsung. Anak-anak, pemuda, orang tua, hingga tokoh masyarakat berkumpul dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat juga mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi bagian dari kehidupan sosial Desa Sukomulyo. Selain menjadi hiburan, kegiatan tersebut menjadi ruang interaksi antargenerasi sekaligus kesempatan bagi masyarakat untuk menampilkan kreativitas dan potensi yang dimiliki.
Bagi mahasiswa KKN, keterlibatan dalam kegiatan tersebut menjadi pengalaman untuk membangun komunikasi serta memahami dinamika sosial dan budaya masyarakat secara langsung.
KKN MAs Kelompok 41 merupakan kelompok kolaboratif yang beranggotakan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) di Indonesia. Kelompok tersebut terdiri dari mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bandung, Universitas Muhammadiyah Gombong, Universitas Muhammadiyah Jember, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Universitas Muhammadiyah Muara Bungo, Universitas Muhammadiyah Palembang, Universitas Muhammadiyah Bone, Universitas Islam Ahmad Dahlan Sinjai, Universitas Muhammadiyah OKU Timur, Universitas Muhammadiyah Tangerang, Universitas Muhammadiyah Gorontalo, Universitas Muhammadiyah Malang, serta Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan.
Pada 2026, KKN MAs ditempatkan di wilayah Malang Raya dan melibatkan 59 perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah dari berbagai daerah di Indonesia, dengan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sebagai perguruan tinggi tuan rumah.
Selain program Pilar Sosial Kebudayaan melalui malam puncak HUT RI, KKN MAs Kelompok 41 juga menjalankan sejumlah program lain, di antaranya pelatihan dan praktik pembuatan pestisida alami, praktik pembuatan yoghurt, serta pemasangan plang identitas desa.
Melalui kegiatan malam puncak HUT RI ke-81, mahasiswa KKN MAs Kelompok 41 berharap semangat persatuan dan gotong royong di Desa Sukomulyo semakin kuat. Peringatan kemerdekaan diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk menjaga kebersamaan dan kepedulian sosial masyarakat.
Dari Desa Sukomulyo, semangat kemerdekaan diwujudkan melalui kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat dalam bekerja sama, berkarya, serta menjaga hubungan sosial di lingkungan desa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....