KKN MAS Kelompok 68 Gelar Senam, Cek Kesehatan dan Penyuluhan PHBS
- 02 Sep 2026 10:53 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah ‘Aisyiyah (KKN MAS) Kelompok 68 melaksanakan sejumlah program kesehatan bagi masyarakat Desa Gunungrejo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Kegiatan tersebut meliputi senam bersama, pemeriksaan kesehatan gratis, penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta kunjungan kesehatan secara door to door ke rumah-rumah warga. Program tersebut menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Pelaksanaan kegiatan juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Program kesehatan KKN MAs Kelompok 68 dikoordinasikan oleh Balqis Haura Alexander dari Universitas Muhammadiyah Semarang, Clara I Gusti Herlisa dari Universitas Ahmad Dahlan Palembang, dan Manisa Aulia Tika Mahtin dari Universitas Muhammadiyah Jakarta. Ketiganya dalam pelaksanaan kegiatan didukung oleh seluruh anggota KKN MAs Kelompok 68 yang berasal dari berbagai perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah. Rangkaian kegiatan diawali dengan senam bersama yang dilaksanakan di balai desa dan diikuti masyarakat. Selain bertujuan mendorong masyarakat untuk membiasakan aktivitas fisik secara rutin, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat interaksi antara mahasiswa dan warga Desa Gunungrejo.
Usai senam, mahasiswa melanjutkan kegiatan dengan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi kesehatan warga sekaligus memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatan dasar mereka. Selain kegiatan yang dipusatkan di balai desa, mahasiswa juga melakukan kunjungan door to door ke rumah-rumah warga. Kunjungan tersebut dilakukan untuk menjangkau masyarakat yang tidak dapat hadir di balai desa sekaligus memberikan edukasi kesehatan secara langsung sesuai dengan kebutuhan warga.
Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa mengajak masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi kesehatan dan pentingnya melakukan pemeriksaan secara berkala. Pendekatan door to door juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi yang lebih dekat antara mahasiswa dan masyarakat. Rangkaian kegiatan kemudian dilengkapi dengan penyuluhan mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Melalui penyuluhan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat, baik untuk menjaga kesehatan diri sendiri, keluarga, maupun lingkungan sekitar.
Mahasiswa KKN MAs Kelompok 68 menekankan bahwa menjaga kesehatan tidak hanya dilakukan ketika seseorang mengalami sakit, tetapi dapat dimulai dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten. Kombinasi senam, pemeriksaan kesehatan, penyuluhan PHBS, dan kunjungan door to door menjadi upaya untuk memberikan pendekatan kesehatan yang lebih menyeluruh kepada masyarakat Desa Gunungrejo. Kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pemeriksaan kondisi kesehatan, tetapi juga meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat agar mampu menjaga kesehatan secara mandiri dan berkelanjutan.
Melalui program tersebut, mahasiswa KKN MAs Kelompok 68 berharap masyarakat Desa Gunungrejo semakin sadar akan pentingnya pola hidup aktif, bersih, dan sehat serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana bagi mahasiswa untuk membangun interaksi dan kepedulian terhadap kondisi masyarakat secara langsung. Pelaksanaan program di balai desa maupun melalui kunjungan dari rumah ke rumah diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi warga. Selain bidang kesehatan, KKN MAs Kelompok 68 juga menghadirkan sejumlah program unggulan di bidang pendidikan, UMKM, pemeliharaan lingkungan desa, serta pembuatan reflektor jalan.
Adapun anggota KKN MAs Kelompok 68 yang turut mendukung pelaksanaan program kesehatan tersebut yaitu Liaana Asiyah dari Universitas Muhammadiyah Palembang, Anzillizza Cahya Raihani dari Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Lisa Noviandi Melati Putri dan Ahmad Syauqy Mubarok dari Universitas Muhammadiyah Malang, Dede Risma dari Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, Laode Muhammad Ishak Firdaus dari Universitas Muhammadiyah Buton, Rahayu Meyliana Putri dari Universitas Muhammadiyah Gombong, Sofyan dari Universitas Muhammadiyah Palembang, Badrriyah Nur Cahyani dari Universitas Muhammadiyah Buton, serta Tazkia Aulia Rahma dari Universitas Muhammadiyah Ponorogo.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....