KKN MAs Kelompok 4 Dorong Digitalisasi dan Promosi UMKM Desa Bumiaji melalui Media

  • 21 Agt 2026 14:35 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID.Malang — Kelompok 4 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Muhammadiyah Aisyiyah (MAs) yang ditempatkan di Desa Bumiaji, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, melaksanakan program kerja pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pemanfaatan media sosial dan penyediaan media promosi konvensional berupa banner usaha. Program ini bertujuan membantu para pelaku UMKM di Desa Bumiaji memperluas jangkauan pemasaran produk mereka, baik secara digital maupun secara langsung di lapangan.

Koordinator Desa (Kordes) KKN MAs Kelompok 4, Cindy Anatasyah, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk membantu pelaku UMKM Desa Bumiaji agar lebih siap menghadapi persaingan usaha melalui strategi promosi yang tepat sasaran. “Tujuan program ini adalah membantu pelaku UMKM Desa Bumiaji memiliki media promosi yang sesuai dengan kondisi usahanya masing-masing, baik secara digital maupun konvensional, sehingga produk mereka semakin dikenal dan berkembang,” ujarnya.

Kegiatan ini dilaksanakan selama masa pelaksanaan KKN berlangsung di Desa Bumiaji, dengan sasaran para pelaku UMKM setempat yang membutuhkan pendampingan dalam hal pemasaran produk.

Penanggung jawab pertama, Neng Lisda Sa’adah, menjelaskan bahwa pendampingan digital menjadi fokus utama bagi UMKM yang usahanya memungkinkan untuk dipasarkan secara daring. “Kami membantu pelaku UMKM membuat serta mengelola akun TikTok dan Shopee sebagai media promosi sekaligus sarana penjualan produk. Selain itu, kami juga mendampingi mereka membuat konten promosi, mengelola produk pada platform penjualan, hingga melakukan live streaming agar dapat berinteraksi langsung dengan calon konsumen,” jelasnya.

Sementara itu, penanggung jawab kedua, Putri Nava Febrianti, menjelaskan bahwa tidak semua UMKM memiliki kondisi usaha yang memungkinkan untuk menerapkan sistem pemasaran digital. “Bagi UMKM yang belum memungkinkan melakukan pemasaran secara digital, kami memberikan alternatif berupa banner usaha sebagai media promosi sekaligus identitas usaha, agar tetap memiliki sarana komunikasi yang informatif dan menarik di tengah masyarakat,” jelasnya.

Salah satu pelaku UMKM yang menerima pendampingan live streaming adalah Bapak Sholeh, pemilik usaha Pia Apel. Ia mengaku pendampingan tersebut memberikan pengalaman baru dalam memasarkan produknya secara daring. “Dengan adanya bantuan live streaming ini, saya jadi lebih paham cara mempromosikan Pia Apel secara online. Harapannya usaha ini bisa semakin dikenal luas dan penjualannya meningkat,” ujarnya.

Sementara itu, Ibu Fitria, pelaku UMKM yang menerima bantuan media promosi berupa banner usaha, menyampaikan apresiasinya atas program tersebut. “Banner ini sangat membantu usaha saya agar lebih mudah dikenali masyarakat sekitar. Terima kasih untuk adik-adik KKN, semoga usaha saya bisa terus berkembang,” katanya.

Program kerja ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi KKN MAs Kelompok 4 dalam mendukung perkembangan UMKM di Desa Bumiaji. Pendekatan yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada digitalisasi, tetapi juga disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing pelaku usaha, sehingga setiap UMKM tetap mendapatkan manfaat sesuai kondisi usahanya.

Melalui pendampingan yang adaptif tersebut, KKN MAs Kelompok 4 berharap pelaku UMKM Desa Bumiaji dapat terus berkembang, meningkatkan daya saing, serta memiliki strategi promosi yang sesuai dengan karakteristik usahanya. Kegiatan ini sekaligus menjadi upaya mahasiswa untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan potensi dan teknologi yang tersedia.

KKN MAs Kelompok 4 Desa Bumiaji berkomitmen untuk terus menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung UMKM agar semakin dikenal, berkembang, dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....