KKN MAS Kelompok 14 Gelar Psikoedukasi Pencegahan Pernikahan Dini dan Narkoba

  • 20 Agt 2026 17:55 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang- Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah ‘Aisyiyah (KKN MAs) Kelompok 14 melaksanakan kegiatan Psikoedukasi Pencegahan Pernikahan Dini dan Narkoba bagi siswa-siswi kelas VIII dan IX di SMP Islam Al Maarif 02, Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Kamis (20/8/2026). Kegiatan tersebut mengangkat tema ARAH (Anak Remaja Aware dan Hebat): “Kenali Risikonya, Jaga Masa Depanmu, Raih Potensimu.”

Kegiatan psikoedukasi ini menjadi salah satu bentuk kepedulian KKN MAs Kelompok 14 terhadap berbagai permasalahan yang dapat memengaruhi masa depan remaja, khususnya terkait penyalahgunaan narkoba dan pernikahan dini. Melalui kegiatan ini, para siswa diberikan pemahaman mengenai risiko, dampak, serta pentingnya mengambil keputusan yang tepat demi menjaga masa depan dan mengembangkan potensi diri.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pretest yang diberikan kepada seluruh peserta. Pretest dilaksanakan untuk mengetahui tingkat pemahaman awal siswa mengenai pernikahan dini dan narkoba sebelum menerima materi psikoedukasi. Hasil dari pretest tersebut menjadi gambaran awal pengetahuan siswa terkait kedua permasalahan yang menjadi fokus kegiatan.

Materi pertama mengenai pencegahan narkoba disampaikan oleh Kapolsek Singosari, AKP Blasius Kuntoro. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa penyalahgunaan narkoba dapat memberikan dampak serius, baik terhadap kesehatan maupun kehidupan sosial dan masa depan remaja.

“Banyak sekali dampak yang ditimbulkan dari narkoba, di sisi kesehatan organ-organ tubuh akan mengalami kerusakan, gangguan mental bahkan kematian. Dari sisi sosial akan terjadi penurunan prestasi di sekolah, hubungan sosial yang buruk dan penangkapan atau pidana,” ujar AKP Blasius Kuntoro.

Melalui materi tersebut, siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengenali bahaya narkoba sejak dini serta berani menjauhi lingkungan dan perilaku yang dapat mengarah pada penyalahgunaan narkoba. Edukasi juga menekankan pentingnya menjaga pergaulan dan memilih aktivitas positif untuk mendukung masa depan.

Selanjutnya, materi pencegahan pernikahan dini disampaikan oleh Ayahanda PCM Singosari, Ahmad Saifuddin. Materi tersebut membahas berbagai aspek yang perlu dipersiapkan sebelum seseorang memasuki kehidupan pernikahan, termasuk kematangan emosional, sosial, pendidikan, dan ekonomi.

“Problematika pernikahan dini muncul ketika seseorang memasuki kehidupan rumah tangga sebelum memiliki kematangan emosional, sosial, pendidikan, dan ekonomi yang memadai,” ungkap Ahmad Saifuddin.

Siswa diajak memahami bahwa masa remaja merupakan tahap penting untuk belajar, mengembangkan kemampuan, membangun karakter, serta mempersiapkan diri untuk kehidupan di masa mendatang. Oleh karena itu, keputusan mengenai pernikahan perlu mempertimbangkan kesiapan dan tanggung jawab yang menyertainya.

Setelah seluruh materi selesai disampaikan, kegiatan dilanjutkan dengan posttest. Posttest bertujuan mengetahui pemahaman siswa setelah mengikuti rangkaian psikoedukasi. Pelaksanaan pretest dan posttest menjadi bagian penting dalam kegiatan untuk melihat perubahan pemahaman peserta terhadap materi pencegahan pernikahan dini dan narkoba.

Para siswa mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif menyimak materi yang disampaikan oleh kedua narasumber. Kehadiran Kapolsek Singosari dan Ayahanda PCM Singosari juga memberikan perspektif yang beragam kepada siswa, baik dari sisi pencegahan penyalahgunaan narkoba maupun kesiapan menghadapi kehidupan dan masa depan.

Melalui program ARAH (Anak Remaja Aware dan Hebat), KKN MAs Kelompok 14 berharap para siswa SMP Islam Al Maarif 02 dapat menjadi generasi remaja yang lebih sadar terhadap berbagai risiko di lingkungan sekitar, mampu menjaga diri, serta berani mengambil keputusan yang positif.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN MAS Kelompok 14 dalam memberikan edukasi preventif kepada generasi muda agar tumbuh menjadi remaja yang sadar, sehat, bertanggung jawab, dan mampu menentukan arah masa depan secara bijak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....