Sambut KKN MAs 2026, Desa Pandanajeng Terima Mahasiswa Kelompok 79 dan 80
- 11 Agt 2026 13:04 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Suasana hangat terasa di Kantor Desa Pandanajeng, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Kamis (30/7/2026). Pemerintah Desa Pandanajeng secara resmi menerima mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah-'Aisyiyah (KKN MAs) 2026 Kelompok 79 dan 80 yang akan menjalankan pengabdian kepada masyarakat selama berada di desa tersebut.
Kehadiran mahasiswa KKN MAs menjadi bagian dari proses pembelajaran di luar lingkungan perguruan tinggi. Tidak hanya menjalankan program kerja, mahasiswa juga mendapat kesempatan untuk memahami kehidupan masyarakat, membangun komunikasi, serta berkolaborasi dalam melihat berbagai kebutuhan yang ada di desa. KKN MAs sendiri menjadi wadah bagi mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah (PTMA) untuk mengembangkan kemampuan sekaligus menjalankan pengabdian kepada masyarakat.
Prosesi penyambutan berlangsung sederhana dan penuh kekeluargaan. Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan lagu Sang Surya sebagai salah satu identitas Muhammadiyah. Setelah itu, kegiatan diisi dengan sambutan dari perwakilan mahasiswa, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kecamatan Tumpang, hingga Kepala Desa Pandanajeng.
Mewakili mahasiswa KKN MAs Kelompok 79 dan 80, Koordinator Desa (Kordes) 79, Nirvananda, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Pandanajeng, jajaran aparat desa, PCM Kecamatan Tumpang, serta masyarakat yang telah menerima kedatangan mahasiswa. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Pandanajeng beserta seluruh masyarakat yang telah menerima kami untuk melaksanakan KKN di sini. Kehadiran kami bukan hanya untuk menjalankan program, tetapi juga untuk belajar, berkolaborasi, dan memberikan manfaat. Kami juga memohon maaf apabila dalam proses pelaksanaan KKN nantinya terdapat sikap, tutur kata, maupun tindakan yang kurang berkenan,” ujarnya.
Dosen Pembimbing Lapangan, Ilmam Zul Fahmi, S.P., M.Sc., turut mengapresiasi Pemerintah Desa Pandanajeng dan PCM Kecamatan Tumpang atas dukungan yang diberikan. Ia mengingatkan mahasiswa bahwa keberhasilan KKN tidak hanya diukur dari banyaknya program yang terlaksana, tetapi juga dari kemampuan mahasiswa membaca kebutuhan masyarakat dan menghadirkan program yang sesuai dengan kondisi desa. “Harapannya, mahasiswa tidak hanya hadir secara fisik di Desa Pandanajeng, tetapi juga dapat memberikan dampak dan manfaat melalui program kerja yang dilaksanakan. Jadikan KKN ini sebagai ruang untuk belajar, berkolaborasi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat,” pesannya.
Sementara itu, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kecamatan Tumpang mendorong mahasiswa untuk menjaga hubungan baik dengan masyarakat dan pemerintah desa. Sikap disiplin, tanggung jawab, sopan santun, serta kemampuan menghargai kebiasaan dan nilai sosial masyarakat dinilai penting selama menjalankan KKN. Mahasiswa juga diharapkan dapat membawa nilai-nilai Muhammadiyah melalui perilaku sehari-hari sehingga mampu menjaga nama baik perguruan tinggi maupun Persyarikatan Muhammadiyah.
Kepala Desa Pandanajeng juga berpesan agar mahasiswa Kelompok 79 dan 80 mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan masyarakat. “Selama berada di Desa Pandanajeng, kami berharap adik-adik mahasiswa dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan dan masyarakat. Jaga sikap, sopan santun, komunikasi, dan nama baik kampus. Mari bersama-sama menciptakan suasana KKN yang baik agar kehadiran mahasiswa dapat memberikan manfaat bagi desa dan masyarakat,” tuturnya.
Setelah rangkaian sambutan, mahasiswa KKN MAs Kelompok 79 dan 80 memperkenalkan diri kepada Pemerintah Desa Pandanajeng dan PCM Kecamatan Tumpang. Perkenalan tersebut menjadi langkah awal untuk membangun komunikasi dan kedekatan dengan berbagai pihak yang akan terlibat dalam pelaksanaan program. Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama mahasiswa, pemerintah desa, DPL, dan PCM Kecamatan Tumpang sebagai penanda dimulainya perjalanan pengabdian di Desa Pandanajeng.
Kordes 80, Pradipta Kanahaya, berharap mahasiswa dapat membangun kerja sama yang baik dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat selama berada di Desa Pandanajeng. “Kami berharap selama berada di Desa Pandanajeng, kami dapat menjadi bagian dari masyarakat, bukan sekadar menjadi mahasiswa yang datang untuk menjalankan program. Semoga setiap proses yang kami jalani menjadi pengalaman berharga dan setiap program yang kami laksanakan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Penyambutan tersebut menjadi awal dari rangkaian pengabdian mahasiswa KKN MAs Kelompok 79 dan 80 di Desa Pandanajeng. Setelah kegiatan ini, mahasiswa akan mulai beradaptasi, membangun komunikasi dengan masyarakat, serta menggali berbagai potensi dan kebutuhan desa sebagai dasar pelaksanaan program. Lebih dari sekadar menyelesaikan agenda KKN, mahasiswa diharapkan dapat meninggalkan pengetahuan, pengalaman, hubungan baik, dan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. Pengabdian pun menjadi proses untuk belajar dari masyarakat, tumbuh bersama masyarakat, sekaligus memberikan kontribusi terbaik selama berada di Desa Pandanajeng.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....