Refleksi Hari Media Sosial, Pentingnya Menghidupkan Kembali Interaksi Tatap Muka

  • 10 Jun 2026 20:37 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Di tengah semakin masifnya penggunaan media sosial, interaksi tatap muka dinilai tetap memiliki nilai yang tidak tergantikan oleh teknologi digital. Hal tersebut disampaikan Dosen Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang, Megasari N. Fatanti, dalam program Malang Menyapa, Rabu, 10 Juni 2026.

Megasari mengatakan berbagai perusahaan teknologi bahkan mulai menyadari pentingnya mengembalikan makna pertemuan langsung antar manusia yang selama ini semakin tergeser oleh komunikasi digital.

"Ada kampanye dari perusahaan teknologi yang justru menunjukkan bahwa pertemuan face to face jauh lebih berharga dibandingkan hanya saling mengirim stiker atau emotikon di media sosial," ujarnya.

Menurutnya, ruang pertemuan offline mampu menghadirkan pengalaman emosional yang lebih mendalam dibandingkan hubungan yang dibangun melalui layar gawai.

"Ketika kita bertemu keluarga, kolega, atau sahabat, itu jauh lebih menyenangkan saat kita bisa meletakkan handphone dan benar-benar hadir dalam pertemuan tersebut," katanya.

Megasari menilai media sosial sering kali menciptakan ilusi kedekatan. Pengguna merasa mengenal seseorang karena intensitas interaksi digital, padahal hubungan sosial yang sebenarnya justru dapat melemah.

"Di media sosial kita seolah-olah dekat karena kekuatan storytelling yang dibangun komunikator. Padahal secara sosial belum tentu memiliki keterikatan yang kuat," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa berbagai pihak saat ini sedang berupaya mengembalikan nilai interaksi langsung sebagai fondasi hubungan sosial yang sehat.

"Dunia sedang berupaya mengembalikan sensasi dan rasa pertemuan offline antarmanusia menjadi lebih berharga daripada hanya terkoneksi melalui media sosial," ungkapnya.

Karena itu, momentum Hari Media Sosial dapat menjadi pengingat bagi masyarakat untuk menyeimbangkan kehidupan digital dengan hubungan sosial di dunia nyata agar teknologi tidak justru menjauhkan orang-orang yang sebenarnya berada paling dekat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....