Masuk SD Bukan Soal Calistung Saja

  • 14 Mei 2026 11:24 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Memasuki jenjang Sekolah Dasar (SD) ternyata bukan hanya soal kemampuan membaca, menulis, dan berhitung. Guru kelas 1 SD Negeri 2 Wonosari, Devita menilai kesiapan anak justru lebih banyak ditentukan oleh kemampuan dasar sehari-hari atau life skill. Menurutnya, banyak anak yang secara akademik cukup baik, tetapi masih kesulitan beradaptasi saat memasuki lingkungan sekolah baru.

“Sebenernya di kelas satu banyak banget PR yang harus dikerjakan, bukan pekerjaan tentang mata pelajaran, tapi lebih ke life skill,” ujarnya dalam talkshow di Pro 2 RRI Malang, Rabu (13/5/2026).

Ia mencontohkan hal sederhana seperti makan sendiri masih menjadi tantangan bagi sebagian murid kelas 1 SD. Terlebih dengan adanya program makan bergizi di sekolah, anak dituntut lebih mandiri tanpa bantuan orang tua.

“Kadang ada anak yang terbiasa disuapin di rumah. Terus waktu di sekolah dia bingung, ini caranya makan gimana ya, ayam ini harus diapain ya,” katanya.

Tak hanya itu, kemampuan anak untuk berbicara dan menyampaikan kebutuhan juga dianggap penting sebelum masuk SD. Anak setidaknya perlu mampu meminta izin ke kamar mandi, mencuci tangan, atau menjawab pertanyaan sederhana dari guru.

Selain aspek komunikasi, kemampuan sosial emosional juga menjadi perhatian utama. Devita mengungkapkan, persoalan kecil seperti pensil hilang saja bisa memicu tangisan hingga tantrum pada beberapa anak.

“Sesimpel pensilnya ketutupan buku hilang, itu ada juga yang tiba-tiba nangis. Bahkan ada yang langsung meluk guru karena panik,” ungkapnya.

Menurutnya, anak perlu dibiasakan memahami antrean, menghargai teman, hingga menerima perbedaan pendapat sejak dini agar tidak terlalu bergantung kepada orang tua.

“Kalau anak terus-terusan bergantung sama orang tua, nanti sedikit-sedikit bilang gak mau sekolah atau marah ketika ada masalah kecil,” tambahnya.

Devita juga menilai kemampuan motorik dasar masih sering luput dari perhatian orang tua. Padahal, kemampuan duduk tenang, fokus mendengarkan guru, hingga menjaga postur saat belajar merupakan bagian penting kesiapan sekolah.

“Anak kelas satu itu masih banyak yang gak bisa fokus. Ada yang berdiri terus, jalan-jalan di kelas, atau gak bisa duduk tenang,” jelasnya.

Ia menyarankan orang tua mulai melatih kemandirian anak sebelum masuk SD, termasuk menyiapkan perlengkapan sekolah sendiri dan membiasakan interaksi sosial di rumah maupun lingkungan bermain.

“Yang penting anak itu siap secara bahasa, motorik, dan sosial emosionalnya. Jadi pas masuk sekolah dia gak terlalu kaget,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....