Diapresiasi, Semarak Kemerdekaan RI Asah Kreativitas Anak sejak Dini

  • 21 Agt 2026 22:30 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Suasana semarak HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini terasa berbeda di Desa Bringin, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. Anak-anak tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) mendapat ruang untuk tampil, bermain, sekaligus menunjukkan kreativitas melalui pentas seni, lomba mewarnai, dan berbagai lomba.

Kegiatan yang digelar mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Berdampak Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Kelompok 187 tersebut diikuti lebih dari 100 anak dari berbagai lembaga pendidikan anak usia dini.

Meski kegiatan telah berlangsung beberapa hari lalu, antusiasme ratusan peserta masih menyisakan kesan mendalam. Kegiatan perayaan kemerdekaan dapat menjadi ruang untuk menumbuhkan kreativitas, keberanian, dan kepercayaan diri anak sejak usia dini.

Guru TK Plus Wahidiyah, Nunik Indrawati, menyampaikan apresiasi kegiatan yang menurutnya memberikan pengalaman berbeda dan menyenangkan bagi anak-anak.

“Kami senang sekali karena jarang ada mahasiswa KKN yang mengadakan kegiatan di TK kami. Anak-anak juga sangat senang karena sudah lama tidak ada lomba seperti ini,” ujar Nunik, Jumat, 21 Agustus 2026.

Ia berkisah tentang kemeriahan rangkaian kegiatan diawali dengan pentas seni anak-anak menampilkan bakat dan kreativitas masing-masing.

“Bagi sebagian anak, kesempatan tampil di depan banyak orang menjadi pengalaman untuk belajar lebih percaya diri dan berani menunjukkan kemampuan,” imbuhnya.

Keceriaan berlanjut melalui lomba mewarnai dan menempel. Anak-anak menuangkan imajinasi mereka melalui warna dan berbagai bentuk karya. Bukan hanya soal hasil akhir, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi anak untuk belajar mengikuti aturan, mencoba sesuatu yang baru, dan menikmati proses bersama teman-temannya.

Lebih dari 100 anak berpartisipasi menunjukkan kreatifitas. Guru TK Dharma Wanita, Dwi Astuti, menilai keberanian anak untuk mencoba dan ikut berpartisipasi justru menjadi hal penting yang perlu diapresiasi.

“Kegiatan lomba kali ini the best, pokoknya seru sekali. Yang terpenting bukan hanya menang atau kalah, tetapi anak-anak sudah berani tampil, mencoba, dan ikut berpartisipasi,” ungkap Dwi.

Bagi mahasiswa KKN Berdampak UMM Kelompok 187, rangkaian kegiatan tersebut bukan sekadar mengisi perayaan kemerdekaan dengan perlombaan. Ada pesan yang ingin dibangun, yakni memberikan ruang kepada anak-anak untuk tumbuh melalui pengalaman yang menyenangkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....