Belasan Ribu Mahasiswa Baru UB Diajak Biasakan Pilah Sampah dengan RVM

  • 29 Agt 2026 17:56 WIB
  •  Malang
RRI.CO.ID, Malang - Universitas Brawijaya (UB) membidik mahasiswa baru untuk membangun kebiasaan memilah sampah sejak berada di lingkungan kampus. Upaya itu salah satunya dilakukan melalui penggunaan Reverse Vending Machine (RVM) untuk menampung botol plastik jenis PET.

RVM diluncurkan UB melalui UB Green Campus (UBGC) bersama iLitterless Indonesia di Booth UBGC, depan Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Sabtu (29/8/2026).

Peluncuran tersebut bertepatan dengan rangkaian Open House UB yang diikuti sekitar 14.000 mahasiswa baru. Momentum ini dimanfaatkan untuk mengenalkan pemilahan sampah sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari di lingkungan kampus.

Kepala UPT Green Campus UB, Prof. Sri Suhartini mengatakan, keberadaan RVM tidak hanya ditujukan untuk mengumpulkan sampah plastik, tetapi juga mendorong perubahan perilaku warga kampus.

“Yang ingin dibangun bukan hanya sistem pengelolaan sampah, tetapi juga perubahan perilaku. Memilah sampah diharapkan menjadi kebiasaan yang mudah dilakukan,” katanya.

RVM menggunakan teknologi Internet of Things (IoT) dan sistem berbasis insentif. Mesin tersebut memiliki dua lubang terpisah untuk memasukkan badan dan tutup botol plastik PET.

Mahasiswa yang ingin menggunakan RVM terlebih dahulu membuat akun melalui platform pilahsampah.com. Setelah masuk ke sistem, pengguna dapat memasukkan botol dalam kondisi kering dan minim residu, kemudian menekan tombol submit untuk mendapatkan poin.

“Poin yang terkumpul dapat ditukarkan dengan voucher atau reward yang tersedia dalam sistem,” ujarnya.

Selain mendorong kebiasaan memilah, sampah yang terkumpul melalui RVM akan disalurkan ke proses pengelolaan lanjutan bersama mitra pendaur ulang melalui ekosistem iLitterless Indonesia.

“Kami berharap pengenalan sistem tersebut kepada ribuan mahasiswa baru dapat menjadi titik awal pembiasaan pengelolaan sampah dari sumbernya,” tutur Prof. Neneng, sapaan akrabnya.

Dengan demikian, sampah plastik yang dihasilkan dari aktivitas kampus tidak langsung berakhir sebagai sampah tercampur, tetapi dapat masuk ke rantai pengelolaan dan daur ulang.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....