Teknologi Pakan UB Tingkatkan Efisiensi Produksi Peternak

  • 03 Mar 2026 18:52 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Program Doktor Mengabdi Universitas Brawijaya dinilai memberikan dampak strategis terhadap efisiensi biaya produksi peternak melalui inovasi teknologi pakan. Penerapan teknologi hidrothermal dan hot air drying membantu meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat kemandirian pakan lokal.

Perwakilan Tim Doktor Mengabdi Universitas Brawijaya, Dr. Premy Puspitawati Rahayu, S.Pt., M.P., menyebut program ini menjadi jembatan antara inovasi riset dan kebutuhan industri. Menurutnya, sektor peternakan membutuhkan teknologi tepat guna agar produksi protein hewani lebih stabil.

“Program Doktor Mengabdi memiliki peran strategis dalam menjembatani inovasi riset dengan kebutuhan riil industri dan masyarakat,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).

Ia menambahkan bahwa kemandirian pakan menjadi fondasi utama dalam menjaga ketahanan produksi peternakan.

Selama ini, ketergantungan terhadap bahan baku maupun teknologi dari luar daerah bahkan impor sering memicu fluktuasi harga. Kondisi tersebut berdampak langsung pada ketidakstabilan produksi dan biaya usaha peternakan.

Melalui kolaborasi dengan CV Mitra Ruminansia Perkasa di Kabupaten Lumajang, teknologi inovatif tersebut telah diterapkan secara nyata di industri. Kapasitas produksi pakan bahkan mampu mencapai hingga 1 ton per hari.

Menurut Premy, keberhasilan implementasi ini menunjukkan bahwa inovasi perguruan tinggi dapat diadopsi oleh industri lokal secara efektif. Hal tersebut sekaligus meningkatkan daya saing dan produktivitas sektor peternakan.

Dalam jangka panjang, penguatan industri pakan lokal diyakini mampu menciptakan sistem produksi unggas yang lebih efisien dan stabil. Sistem tersebut juga dinilai lebih tangguh dalam menghadapi tantangan ekonomi maupun pasokan bahan baku.

“Ketika pakan sebagai komponen biaya terbesar dapat dikendalikan secara lokal dengan teknologi tepat guna, ketahanan pangan nasional akan semakin kokoh,” pungkasnya.

Program ini diharapkan turut memperkuat ekosistem industri peternakan berbasis inovasi dan kemandirian teknologi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....