UM Gelar Workshop Arduino untuk Tingkatkan Inovasi Siswa

  • 28 Jul 2026 21:01 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Universitas Negeri Malang (UM) menggelar Workshop Edutech bertajuk "Inovasi Proyek Sains Berbasis Arduino untuk Menstimulasi Kreativitas dan Berpikir Kritis Siswa MA Sains Al Qur'an Nurul Huda Kabupaten Malang" di Departemen Kimia FMIPA UM. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan bagian dari Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang mendukung pemerataan kualitas pendidikan sesuai dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin keempat.

Program tersebut diketuai oleh dosen FMIPA UM, M. Muchson, S.Pd., M.Pd., Ph.D., bersama Dr. Munzil, S.Pd., M.Si., dan Dr.Eng. Jevri Tri Ardiansah, S.Pd., M.Eng. Kegiatan juga melibatkan dua mahasiswa, Maulidana Farikhatul Laily dan Muhammad Wildan Nashihin, dengan menggandeng MA Sains Al Qur'an Nurul Huda Poncokusumo sebagai mitra pengabdian.

Workshop ini diselenggarakan untuk menjawab berbagai tantangan pembelajaran sains di madrasah, mulai dari keterbatasan instrumen praktikum kimia, rendahnya literasi hardware-coding, hingga anggapan bahwa pemrograman merupakan bidang yang sulit dipelajari. Melalui pendekatan Learning by Making dan Low-Code Science Project, siswa didorong menjadi inovator yang mampu merancang instrumen sains digital secara mandiri.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyerahan simbolis kit proyek Arduino kepada pihak sekolah. Setelah itu, guru dan siswa mengikuti kegiatan yang dirancang secara paralel sesuai kebutuhan masing-masing.

Para guru memperoleh pembekalan mengenai pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan untuk meningkatkan efisiensi penulisan karya tulis ilmiah siswa. Selain itu, mereka juga mengikuti sesi brainstorming mengenai strategi pembimbingan karya tulis ilmiah berbasis proyek Arduino sebagai penguatan budaya riset di madrasah.

Di sisi lain, siswa dibagi ke dalam sepuluh kelompok untuk mengikuti pelatihan di Laboratorium Pembelajaran yang didampingi instruktur mahasiswa dan fasilitator. Pelatihan dimulai dari simulasi digital menggunakan platform Tinkercad dan Wokwi sebelum peserta merakit perangkat Arduino secara langsung hingga tahap troubleshooting.

Ketua Pelaksana, M. Muchson, S.Pd., M.Pd., Ph.D., mengatakan Arduino dipilih karena mampu mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu dalam satu media pembelajaran yang aplikatif. "Kami memilih Arduino karena platform ini sangat relevan dan tengah menjadi tren di jenjang pendidikan menengah, khususnya sebagai media pembelajaran berbasis proyek dan riset ilmiah," ujarnya, Selasa (28/7/2026).

Ia menambahkan, penggunaan Arduino tidak hanya mengenalkan pemrograman, tetapi juga mempertemukan konsep sains, teknologi, rekayasa, dan matematika dalam satu proses pembelajaran. "Melalui Arduino, siswa diajak memahami integrasi lintas disiplin hingga analisis data, sekaligus menjadi solusi pendekatan STEM yang affordable dan mudah diimplementasikan di sekolah-sekolah," katanya.

Kepala MA Sains Al Qur'an Nurul Huda, Ibnu Ayong, S.Pd., mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan UM melalui program pengabdian tersebut. "Program ini memberikan manfaat yang sangat luar biasa bagi sekolah kami dan memberikan pengalaman serta pembelajaran baru bagi para siswa," ungkapnya.

Antusiasme peserta terlihat saat setiap kelompok mempresentasikan instrumen digital hasil rakitan mereka di hadapan guru dan tim dosen. Salah seorang siswa kelas XI mengaku pelatihan tersebut memberinya pengalaman baru dalam mengembangkan proyek berbasis Arduino yang lebih kompleks.

Pada akhir kegiatan, para guru mengunjungi laboratorium untuk melihat secara langsung demonstrasi instrumen digital hasil karya siswa sekaligus berdiskusi mengenai potensi pengembangannya. Tim pengabdian juga menyerahkan perangkat proyek Arduino yang telah selesai dirakit sebagai sarana praktikum yang dapat dimanfaatkan oleh sekolah.

Workshop tersebut menjadi bagian dari implementasi Program Kemitraan Masyarakat Universitas Negeri Malang dalam memperkuat pembelajaran berbasis STEM di sekolah mitra. Selain meningkatkan kompetensi guru dan siswa, kegiatan ini menghasilkan perangkat Arduino yang dapat digunakan sebagai instrumen praktikum digital di laboratorium MA Sains Al Qur'an Nurul Huda secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....