Menyiapkan Dana Haji sejak Dini, Langkah Kecil Dinilai Lebih Efektif
- 11 Mei 2026 13:22 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Ibadah haji menjadi impian banyak umat Muslim. Namun, besarnya biaya perjalanan ke Tanah Suci sering kali membuat sebagian masyarakat menunda persiapan finansial. Padahal, perencanaan sejak dini dinilai dapat membantu calon jemaah mewujudkan keberangkatan dengan lebih ringan dan teratur.
Perencana keuangan syariah menyebutkan bahwa kunci utama dalam menyiapkan dana haji bukan terletak pada besarnya penghasilan, melainkan konsistensi dalam menabung. Dengan target yang jelas, masyarakat dapat menghitung estimasi kebutuhan biaya dan menyesuaikannya dengan kemampuan keuangan bulanan.
| Baca juga: Kemenhaj Larang Jemaah Bayar Dam lewat Calo |
Sebagai contoh, apabila biaya haji diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah dalam beberapa tahun mendatang, calon jemaah dapat mulai menyisihkan dana setiap bulan secara bertahap. Cara ini dinilai lebih efektif dibanding menunggu kondisi keuangan benar-benar mapan.
Selain menentukan target, penyusunan anggaran bulanan juga penting dilakukan. Pengeluaran yang tidak terlalu mendesak dapat dikurangi agar sebagian dana dialihkan untuk tabungan haji. Langkah sederhana tersebut diyakini mampu membantu menjaga kestabilan keuangan keluarga.
Masyarakat juga dianjurkan menggunakan rekening khusus tabungan haji agar dana tidak tercampur dengan kebutuhan sehari-hari. Sejumlah lembaga perbankan syariah bahkan telah menyediakan layanan autodebet untuk memudahkan nasabah menabung secara rutin.
Di sisi lain, investasi berbasis syariah mulai dilirik sebagai alternatif untuk mengembangkan dana haji. Instrumen tersebut dinilai dapat membantu nilai tabungan bertumbuh tanpa meninggalkan prinsip-prinsip syariah.
Dengan perencanaan yang matang, persiapan dana haji tidak lagi terasa berat. Konsistensi, disiplin, dan niat yang kuat menjadi modal utama untuk mewujudkan impian beribadah ke Tanah Suci.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....