Sebanyak 30 Pertunjukan Baru Lengkapi Lineup Synchronize Fest
- 02 Jul 2026 12:58 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Synchronize Fest 2026 kembali mengumumkan puluhan nama penampil dalam fase kedua lineup festival yang akan digelar pada 16-18 Oktober 2026 di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta. Pengumuman terbaru ini menambah deretan musisi, kolaborasi spesial, hingga pertunjukan tematik yang merepresentasikan keberagaman musik Indonesia lintas generasi dan genre.
Penyelenggara Synchronize Fest menyatakan bahwa festival tahun ini kembali menjadi ruang pertemuan berbagai cerita, kreativitas, dan semangat kolektif dalam ekosistem musik nasional. Pada pengumuman fase kedua, Synchronize Fest juga kembali menggandeng Kobra Musik untuk mengkurasi Panggung Getarrr serta LaMunai Records untuk kurasi area Oleng Upuk.

Sejumlah nama besar yang diumumkan antara lain Bernadya, Hindia, .Feast, Nadhif Basalamah, Perunggu, The Panturas, Sigmun, Seringai, Reality Club, Rizky Febian & Mahalini, hingga Indra Lesmana bersama sejumlah kolaborator dalam pertunjukan spesial “Little Things From The Heart”.
Selain penampilan reguler, Synchronize Fest 2026 juga menghadirkan berbagai konsep pertunjukan eksklusif yang hanya dapat disaksikan di festival tersebut. Di antaranya adalah kolaborasi Reality Club dengan musisi asal Thailand Phum Viphurit, pertunjukan nostalgia Indonesian Girl Group yang menghadirkan Chibi Chibi, 7icons, Super Girlies, G String, Princesstale serta Agatha Pricilla, Febby Rastanty, Ify Alyssa, dan Sivia.
Festival ini juga menghadirkan pertunjukan bertema khusus seperti Emo Revival yang mempertemukan Alone At Last, Friends of Mine, Killed By Butterfly, Killing Me Inside Re, Side-B dan The Side Project. Selain itu terdapat pertunjukan The Best of 80's Indonesian Pop Kreatif yang dibawakan oleh Ardhito Pramono, Isyana Sarasvati, Teddy Adhitya, Teza Sumendra, Agatha Pricilla, Ify Alyssa, dan Sivia dengan arahan musik Nikita Dompas.

Pengunjung juga akan disuguhkan berbagai penampilan unik seperti Float: 3 Hari Untuk Selamanya, Reggae Gang, Timur Basudara, Punk Sejak Dini, hingga 4 Sehat 5 Nampol yang mengangkat perjalanan musik dangdut dari masa ke masa.
Pada sektor musik independen dan generasi baru, Synchronize Fest menghadirkan nama-nama seperti Alkateri, Basajan, Jo Soegono, Poris Vault Gang, Satelit, Swellow, hingga kolektif AntiNRML yang belakangan populer lewat gelombang musik hipdut.
Sementara itu, Panggung Getarrr hasil kurasi Kobra Musik akan menampilkan berbagai kelompok musik alternatif seperti Babaloman, Clever Moose, El Karmoya, Kelelawar Malam, Santet, Tahlilan, hingga Symphony Polyphonic Geng dengan format tribut untuk legenda rock dunia Ozzy Osbourne dan Black Sabbath.
Di area Oleng Upuk yang dikurasi LaMunai Records, sejumlah nama dari skena musik elektronik, arsip musik, dan budaya DJ turut meramaikan festival. Di antaranya Dipha Barus: Pop Samping, Habibi Funk, Cristal No.5, Radio Rumah Oma, PNNY, Wicker Basket, hingga Lamunai Music Service.
Direktur festival menyebut kehadiran musisi lintas generasi, lintas genre, dan lintas komunitas merupakan wujud komitmen Synchronize Fest dalam menjaga keberagaman musik Indonesia. Festival ini tidak hanya menjadi panggung pertunjukan, tetapi juga ruang pertemuan berbagai komunitas musik dari seluruh penjuru Tanah Air.

Tiket Synchronize Fest 2026 telah tersedia melalui situs resmi penyelenggara dengan harga mulai Rp550.000 untuk kategori Presale 3 Day Pass.
Synchronize Fest merupakan festival musik multi-genre tahunan yang memasuki penyelenggaraan ke-11 pada tahun 2026. Festival ini menghadirkan ratusan pertunjukan terkurasi dari musisi Indonesia lintas era di lima panggung selama tiga hari berturut-turut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....