David Byrne Jadwalkan Tur Asia 2026, Singapura Jadi Pemberhentian Perdana
- 21 Mei 2026 12:43 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Musisi, penulis, sekaligus seniman visual asal Amerika Serikat, David Byrne, mengumumkan rangkaian tur Asia 2026 untuk mendukung promosi album terbarunya Who Is The Sky?. Singapura dipastikan menjadi pemberhentian pertama tur Asia yang akan digelar di The Star Theatre pada 7 Agustus 2026.
Pengumuman tersebut disampaikan melalui promotor Live Nation yang menyebut tur ini menjadi bagian dari kelanjutan tur dunia Byrne setelah sebelumnya menyambangi Amerika Utara, Australia, Selandia Baru, Eropa, dan Inggris. Selain Singapura, tur Asia juga dijadwalkan menyambangi Jepang, Korea Selatan, dan Thailand.
Album Who Is The Sky? sendiri telah dirilis pada 5 September 2025 melalui label Remote Control/Matador. Karya ini menjadi album studio terbaru Byrne setelah American Utopia yang dirilis pada 2018 dan mendapat berbagai penghargaan.
Dalam konser terbarunya, Byrne akan tampil bersama 13 musisi, penyanyi, dan penari, termasuk sejumlah personel dari proyek American Utopia. Konsep pertunjukan disebut menampilkan seluruh pemain yang bergerak bebas di atas panggung untuk menghadirkan pengalaman konser yang dinamis.
Album Who Is The Sky? diproduseri oleh Kid Harpoon, produser peraih Grammy Awards yang sebelumnya dikenal lewat kolaborasi dengan sejumlah musisi dunia. Sementara aransemen musiknya dikerjakan oleh Ghost Train Orchestra, kelompok musik kamar asal New York.
Album ini juga melibatkan sejumlah musisi tamu, seperti St. Vincent, Hayley Williams dari Paramore, Tom Skinner, hingga Mauro Refosco. Single utama berjudul Everybody Laughs telah dirilis lebih dulu lengkap dengan video musik resmi.
David Byrne menjelaskan album ini banyak mengangkat refleksi tentang kehidupan manusia, hubungan sosial, serta harapan akan persatuan di tengah dinamika dunia modern. Ia menyebut karya tersebut melanjutkan semangat positif yang sebelumnya dibangun lewat American Utopia.
Secara musikal, Who Is The Sky? menghadirkan nuansa sinematis dengan pendekatan orkestra yang intim, namun tetap dikemas ringan dan mudah dinikmati. Byrne juga menonjolkan gaya bercerita melalui sejumlah lagu yang terinspirasi dari pengalaman personal dan imajinasi.
Tur Asia 2026 menjadi salah satu agenda penting Byrne dalam melanjutkan promosi album tersebut, sekaligus menandai kembalinya ia ke kawasan Asia dengan konsep pertunjukan yang lebih besar dan kolaboratif. Informasi lengkap mengenai jadwal tur dapat diakses melalui situs resmi David Byrne.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....