Sayap Mangkok Perkuat Pemasaran Digital Jangkau Anak Muda
- 15 Sep 2026 16:50 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang- Sayap Mangkok, usaha kuliner milik Aulia Faiqoh Himami, memperkuat strategi pemasaran digital untuk menjangkau konsumen dari kalangan anak muda. Selain mengandalkan penjualan langsung di gerai, bisnis tersebut memanfaatkan media sosial, layanan pesan antar makanan, serta kolaborasi dengan konten kreator kuliner.
Aulia mengatakan, strategi pemasaran digital menjadi penting karena target pasar Sayap Mangkok merupakan generasi muda yang aktif menggunakan media sosial. Karena itu, ia berupaya memanfaatkan berbagai platform untuk memperkenalkan produk sekaligus membangun hubungan dengan calon pelanggan.
“Media sosial sangat berperan untuk memasarkan produk. Karena target pasar kita anak muda yang scrolling media sosial,” ujar Aulia dalam Jagongan UMKM, Minggu (13/9/2026).
Sebelum memperluas pemasaran, Aulia terlebih dahulu menguji produk kepada orang-orang terdekat. Ia menawarkan makanan kepada teman dalam lingkup kecil untuk memperoleh tanggapan mengenai rasa, kualitas, dan kekurangan produk.
Menurutnya, masukan dari orang-orang terdekat dapat menjadi bahan evaluasi yang penting sebelum produk dipasarkan kepada masyarakat yang lebih luas. Strategi tersebut kemudian dikembangkan melalui jaringan organisasi dan rekomendasi dari mulut ke mulut.
Dalam perjalanan bisnisnya, Sayap Mangkok juga menghadapi tantangan penurunan penjualan setelah antusiasme awal pembukaan gerai mulai berkurang. Kondisi tersebut semakin terasa ketika mahasiswa memasuki masa libur perkuliahan.
Untuk mengatasi hal itu, Aulia mulai memperluas pemasaran melalui layanan pesan antar makanan dan media sosial, seperti Instagram, TikTok, serta Threads. Ia berupaya meningkatkan interaksi dengan pengguna melalui unggahan konten dan balasan komentar.
Aulia juga menggandeng food vlogger dan konten kreator kuliner untuk memperkenalkan produk. Kerja sama tersebut dilakukan melalui sistem barter produk dengan konten ulasan, kemudian dilanjutkan dengan promosi berbayar secara bertahap.
“Kita pernah menggunakan sistem barter value, yaitu memberikan produk kepada konten kreator untuk direview. Setelah itu, kita juga mencoba yang berbayar, tetapi tidak langsung dalam range yang mahal,” ungkapnya.
Ia memilih menjalin kerja sama secara berkala dengan sejumlah kreator daripada hanya mengandalkan satu promosi besar. Menurut Aulia, kreator dengan jumlah pengikut yang tidak terlalu besar tetap memiliki peran dalam membangun kepercayaan konsumen, terutama jika memiliki target pasar yang sesuai.
Saat ini, Sayap Mangkok melayani pembelian langsung di gerai kawasan Dewandaru serta pemesanan melalui ShopeeFood. Aulia juga menargetkan untuk memperluas layanan ke platform GrabFood.
Gerai Sayap Mangkok berlokasi di Jalan Dewandaru A1, kawasan Taman Pujasera dan Cafe, Kota Malang. Usaha tersebut buka setiap Selasa hingga Minggu, mulai pukul 09.00 hingga 00.00 WIB, sedangkan hari Senin menjadi hari libur.
Melalui penguatan pemasaran digital dan perluasan kanal penjualan, Aulia berharap Sayap Mangkok dapat menjangkau lebih banyak pelanggan sekaligus membangun bisnis kuliner yang berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....