Jai Jos Bertahan Tujuh Tahun Berawal dari Jahe Arjosari
- 11 Sep 2026 15:44 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Berawal dari usaha kue basah, Made Aristiowati mulai mengembangkan produk jahe instan dengan merek Jai Jos sejak 2019. Nama Jai Jos diambil dari kepanjangan “Jahe Arjosari”, sesuai dengan lokasi usaha yang berada di kawasan Arjosari, Kota Malang.
Kisah perjalanan usaha tersebut disampaikan Made dalam program Jagongan UMKM, Rabu (9/9/2026). Sebelum memproduksi jahe instan, ia telah lebih dahulu menjalankan usaha kue basah dengan berbagai jenis produk.
Hingga saat ini, usaha kue basah tersebut masih tetap dijalankan bersamaan dengan produksi jahe instan Jai Jos.
“Awalnya kami sebelum produk jahe itu kami memproduksi kue basah. Segala macam kue basah,” kata Made.
Pada awalnya, pemasaran Jai Jos dilakukan secara sederhana melalui jaringan pertemanan Made di wilayah Malang. Produk tersebut kemudian mulai diperkenalkan ke luar daerah ketika suaminya melakukan perjalanan dinas dan turut membawa jahe instan tersebut.
Dari cara tersebut, permintaan mulai datang dari pelanggan di luar Malang. Made kemudian terus mengembangkan produksi untuk memenuhi kebutuhan konsumen.
Saat ini, Jai Jos dipasarkan dalam kemasan 100 gram. Namun, ukuran kemasan dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan, terutama bagi konsumen yang membutuhkan produk dalam jumlah lebih banyak.
Dalam menjalankan usaha, Made masih terlibat langsung dalam proses produksi. Ketika jumlah pesanan meningkat, ia dibantu oleh karyawan untuk menyelesaikan proses produksi agar kebutuhan pelanggan dapat terpenuhi.
Setelah berjalan sekitar tujuh tahun, usaha jahe instan Jai Jos masih terus dipertahankan dan dikembangkan. Made berharap produknya semakin dikenal masyarakat dan mampu menjadi bagian dari usaha yang terus tumbuh secara berkelanjutan.
- Ira Azlina
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....