Pertumbuhan QRIS Pasuruan Probolinggo di Atas 100 Persen, BI Gencarkan Edukasi

  • 10 Jun 2026 16:56 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Bank Indonesia mencatat pertumbuhan transaksi QRIS di wilayah Pasuruan dan Probolinggo mencapai lebih dari 100 persen dalam dua tahun terakhir. Capaian tersebut menunjukkan percepatan digitalisasi mulai merata hingga daerah nonperkotaan.

"Pasuruan dan Probolinggo justru mencatat pertumbuhan transaksi QRIS lebih dari 100 persen dalam dua tahun terakhir. Ini menunjukkan digitalisasi sudah mulai diterima dengan baik di daerah non-urban," terang Kepala Unit Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran dan Pengawasan SPPUR Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (KPwBI) Malang, Shomita F. Insany kepada RRI, Selasa 9 Juni 2026.

Ia mengatakan perkembangan digitalisasi di luar Malang Raya menunjukkan tren yang sangat positif. Menurutnya, pertumbuhan tersebut didukung membaiknya infrastruktur digital serta meningkatnya kesadaran masyarakat dan pelaku usaha terhadap pembayaran non tunai.

"Infrastruktur digital sudah mulai terbangun. Merchant dan konsumen juga semakin terbiasa menggunakan transaksi digital dalam aktivitas sehari-hari," katanya.

Meski demikian, masih terdapat sejumlah tantangan, terutama di kalangan pedagang mikro dan pelaku usaha lanjut usia.

"Masih ada persepsi bahwa dana QRIS baru bisa diterima H+1. Padahal sekarang pencairan dana bisa dilakukan pada hari yang sama sehingga pedagang tidak perlu khawatir untuk modal usaha berikutnya," jelas Shomita.

Shomita menegaskan Bank Indonesia terus melakukan edukasi kepada masyarakat dan pedagang pasar agar semakin memahami manfaat sekaligus keamanan transaksi digital.

"Kami tidak hanya mendorong penggunaan QRIS, tetapi juga mengedukasi masyarakat mengenai perlindungan konsumen, keamanan data pribadi, dan cara menghindari penipuan digital," katanya.

Ia mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap penipuan transaksi digital yang masih terjadi di sejumlah lokasi perdagangan.

"Kalau dulu ada uang palsu, sekarang ada transaksi palsu. Karena itu kami mendorong penggunaan teknologi seperti soundbox QRIS yang dapat memberikan notifikasi suara ketika pembayaran berhasil dilakukan," ujarnya.

Ke depan, Bank Indonesia akan memperluas program digitalisasi di sektor perdagangan, pariwisata, akomodasi, serta usaha makanan dan minuman yang menjadi tulang punggung ekonomi di Malang Raya, Pasuruan, dan Probolinggo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....