Malang Jadi Kontributor Nomor Satu AstraPay di Jatim Digitalisasi Pembayaran

  • 06 Jun 2026 19:41 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Akselerasi ekosistem keuangan digital di Jawa Timur terus menunjukkan tren pertumbuhan yang agresif.

PT Astra Digital Arta (AstraPay) mengungkapkan bahwa wilayah Malang Raya saat ini menempati posisi puncak sebagai kontributor terbesar, baik dari sisi volume maupun nilai transaksi, di seluruh wilayah Jawa Timur.

CEO AstraPay, Rina Apriana, menyatakan bahwa secara nasional platform dompet digital milik grup Astra ini telah membukukan kinerja yang solid dengan total nilai transaksi mencapai Rp155 triliun dan jumlah pengguna yang telah menembus angka 17,5 juta user.

Dari total capaian nasional tersebut, wilayah Jawa Timur memegang porsi yang sangat vital.

"Kontribusi Jawa Timur terhadap performa nasional itu sangat signifikan, berada di kisaran 20 hingga 30 persen. Dan yang luar biasa, untuk di Jawa Timur sendiri, Malang saat ini memegang sumbangan paling signifikan dan menempati peringkat nomor satu untuk kontribusi pada volume dan nilai transaksi kita," ujar Rina Apriana dalam gathering media dan UMKM untuk perayaan HUT ke-6 AstraPay di De Goela Jawa, Tidar Dau, Sabtu (6/6/2026).

Rina menjelaskan, tingginya penetrasi dan perputaran dana digital di Malang tidak lepas dari karakteristik wilayahnya yang memiliki pertumbuhan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang sangat kuat, khususnya di wilayah Kota Malang.

Sebagai kota pelajar dan pusat industri kreatif, aktivitas ekonomi harian di Malang bergerak sangat dinamis.

Melihat potensi besar tersebut, AstraPay kini fokus mengarahkan strateginya untuk memperluas jaringan ke sektor retail dan kemitraan lokal.

Langkah ini diambil guna mengonversi potensi ekonomi daerah menjadi ekosistem digital yang matang.

"UMKM di Malang Kota itu sangat kuat dan bervariasi. Karena itu, AstraPay berkomitmen penuh untuk terus mendorong literasi digitalisasi di sana. Target utama kami adalah meningkatkan jumlah UMKM pengguna secara masif," tegas Rina.

Selama ini, AstraPay dikenal memiliki basis pengguna yang kuat pada transaksi struktural bulanan bernilai besar (large ticket size), seperti pembayaran angsuran kendaraan melalui perusahaan pembiayaan Astra serta biaya perawatan otomotif di bengkel resmi (AHASS dan Auto2000).

Namun, lewat pertumbuhan signifikan di Malang, AstraPay berhasil membuktikan bahwa platform mereka mulai diadopsi secara organik untuk transaksi retail harian (small ticket size) berbasis QRIS, seperti di kafe, sentra kuliner, dan toko kelontong.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....