Transaksi Digital Tembus Rp7,8 Triliun, Mobilitas Masyarakat Jadi Pendorong Utama
- 10 Jun 2026 16:46 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Transaksi pembayaran digital di wilayah kerja Bank Indonesia (BI) Malang mencapai Rp7,8 triliun sepanjang Januari hingga April 2026. Lonjakan tersebut didorong meningkatnya aktivitas dan mobilitas masyarakat selama berbagai momentum hari besar pada triwulan pertama tahun ini.
Kepala Unit Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran dan Pengawasan SPPUR Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (KPwBI) Malang, Shomita F. Insany, mengatakan peningkatan transaksi digital tidak terlepas dari tingginya aktivitas masyarakat pada awal tahun.
"Kalau kita lihat di triwulan pertama ada Tahun Baru, Imlek, Ramadan, Idulfitri, sampai Nyepi. Festival dan momentum masyarakat berkumpul terjadi dalam waktu yang berdekatan, sehingga aktivitas ekonomi dan transaksi digital ikut meningkat," kata Shomita dalam program Malang Menyapa, Selasa 9 JUni 2026.
Menurutnya, perubahan perilaku masyarakat juga menjadi faktor utama meningkatnya transaksi digital. Saat ini telepon genggam telah menjadi kebutuhan utama masyarakat dalam beraktivitas.
"Sekarang orang ke mana-mana lebih takut ketinggalan handphone daripada dompet. Itu yang menunjukkan bahwa transaksi digital sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Shomita menjelaskan meningkatnya mobilitas masyarakat berbanding lurus dengan pertumbuhan transaksi digital, khususnya pembayaran menggunakan QRIS yang kini semakin mudah dijangkau berbagai lapisan masyarakat.
"Ketika mobilitas meningkat, transaksi juga meningkat. Masyarakat sekarang semakin nyaman menggunakan pembayaran digital untuk kebutuhan sehari-hari," ujarnya.
Ia menilai transformasi digital yang terjadi sejak masa pandemi Covid-19 telah mengubah pola transaksi masyarakat secara permanen.
"Pandemi menjadi momentum percepatan transformasi digital. Yang sebelumnya hanya alternatif, sekarang sudah menjadi kebiasaan," ucapnya.
Bank Indonesia optimistis tren transaksi digital akan terus tumbuh seiring meningkatnya literasi digital dan semakin luasnya penggunaan QRIS di berbagai sektor ekonomi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....