Survei BI Malang: Optimisme Konsumen Tetap Terjaga pada Mei 2026

  • 25 Mei 2026 10:29 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang — Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) Malang pada Mei 2026 menunjukkan keyakinan masyarakat terhadap kondisi ekonomi tetap berada pada level optimistis. Hal itu tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang tercatat sebesar 134,5 atau masih berada di atas level optimis 100.

Meski sedikit menurun dibandingkan April 2026 yang mencapai 138,8, optimisme konsumen dinilai tetap kuat di tengah aktivitas ekonomi yang terus bergerak.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang, Indra Kusuma Prabawa, mengatakan kondisi tersebut menunjukkan daya beli masyarakat masih terjaga.

“Optimisme konsumen di Kota Malang masih cukup kuat meskipun ada sedikit moderasi dibanding bulan sebelumnya,” ujarnya, Senin, 25 Mei 2026.

Optimisme terhadap kondisi ekonomi saat ini tercermin dari Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) Mei 2026 yang mencapai 122,8. Angka tersebut ditopang seluruh komponen pembentuk indeks yang masih berada pada level optimistis.

Indeks pembelian barang tahan lama atau durable goods tercatat sebesar 120,5. Sementara indeks penghasilan saat ini berada di angka 125,5 dan indeks ketersediaan lapangan kerja sebesar 122,5. Menurut Indra, aktivitas ekonomi lokal masih menjadi faktor utama yang menopang keyakinan masyarakat.

“Sektor perdagangan, jasa, pendidikan, dan pariwisata masih bergerak positif dan menopang aktivitas ekonomi daerah,” katanya.

Selain kondisi saat ini, ekspektasi masyarakat terhadap ekonomi enam bulan ke depan juga tetap terjaga. Hal itu terlihat dari Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) Mei 2026 yang mencapai 146,2.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

Optimisme tersebut didorong oleh indeks ekspektasi penghasilan sebesar 157,0, indeks ekspektasi ketersediaan lapangan kerja sebesar 142,5, serta indeks ekspektasi kegiatan usaha sebesar 139,0.

BI Malang menilai kondisi ekonomi Kota Malang pada Mei 2026 masih didukung stabilitas harga dan aktivitas ekonomi lokal yang terus berjalan.

Indra menambahkan, ketahanan ekonomi daerah dinilai cukup baik di tengah tantangan global.

“Kami berharap optimisme masyarakat tetap terjaga sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” ucapnya.

Optimisme itu juga sejalan dengan pertumbuhan ekonomi nasional yang tetap solid. Pada triwulan I 2026, ekonomi Indonesia tercatat tumbuh sebesar 5,61 persen secara tahunan atau year on year (yoy).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....