Pasar Modal Tumbuh, Investor Malang Terus Bertambah

  • 22 Jan 2026 21:30 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Kepala Kantor OJK Malang Farid Faletehan menyebut kinerja pasar modal Indonesia sepanjang 2025 menunjukkan tren positif, seiring terjaganya perekonomian nasional dan sentimen global.

“Secara umum, pasar modal tumbuh dengan baik sepanjang 2025,” kata Farid, Kamis, 21 Januari 2025.

Ia menyebut Indeks Harga Saham Gabungan menutup akhir 2025 di level 8.646,94 atau naik lebih dari 22 persen secara tahunan. Menurut Farid, IHSG juga mencatat rekor tertinggi sepanjang masa sebanyak 24 kali. “Penguatan IHSG ini mencerminkan kepercayaan investor yang tetap terjaga,” ujarnya.

Farid menjelaskan, peningkatan kinerja pasar modal juga terlihat dari tingginya kapitalisasi pasar saham yang sempat menyentuh Rp16.005 triliun pada Desember 2025. Selain IHSG, indeks LQ45 dan IDX80 juga mencatat pertumbuhan. “Pertumbuhan indeks menunjukkan pasar bergerak relatif merata,” katanya.

Di wilayah kerja OJK Malang, Farid mencatat lonjakan aktivitas transaksi saham sepanjang 2025. Rata-rata frekuensi transaksi saham meningkat lebih dari dua kali lipat, disertai kenaikan nilai transaksi hingga Rp6,7 triliun. “Aktivitas transaksi masyarakat meningkat signifikan,” ucapnya.

Dari sisi investor, Farid menyebut jumlah investor pasar modal di wilayah OJK Malang terus bertambah. Hingga akhir 2025, jumlah investor meningkat lebih dari 26 persen dibandingkan tahun sebelumnya. “Minat masyarakat untuk berinvestasi semakin kuat,” jelasnya.

Menurut Farid, pertumbuhan juga terjadi pada instrumen investasi selain saham. Jumlah investor pada saham dan obligasi korporasi yang tercatat dalam sistem C-BEST meningkat lebih dari 32 persen, sementara investor reksa dana naik hampir 26 persen. “Diversifikasi investasi masyarakat semakin baik,” ungkapnya.

Farid menambahkan, jumlah nasabah reksa dana di wilayah OJK Malang meningkat lebih dari 20 persen hingga November 2025. Nilai penjualan reksa dana bahkan menembus Rp1 triliun. “Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap produk reksa dana terus meningkat,” pungkas Farid.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....