Tantangan Distribusi Uang Baru dan Tradisi Lebaran
- 24 Mar 2025 17:27 WIB
- Malang
KBRN, Malang: Dosen sekaligus Kaprodi Sosiologi FISIP Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Luluk Dwi Kumalasari, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa Bank Indonesia (BI) pada tahun 2025 mengurangi pencetakan uang baru hingga sekitar 50% dibandingkan tahun sebelumnya.
Padahal, tradisi berbagi uang baru saat Lebaran sudah menjadi kebiasaan yang melekat kuat di masyarakat Indonesia, sehingga permintaan penukaran uang pada momen tersebut diperkirakan akan meningkat.
Luluk Dwi menjelaskan bahwa dengan kebijakan BI yang mewajibkan sistem penukaran uang secara online, akan muncul tantangan tersendiri. Pasalnya, tidak semua masyarakat memiliki akses atau keterampilan untuk menggunakan teknologi digital.
“Ini yang memang perlu kita perhatikan, masih banyak harapan masyarakat penukaran uang seperti tahun lalu”, ujarnya, Selasa (25/3/2025).
Luluk Dwi menambahkan bahwa momen berbagi uang baru saat Lebaran bukan hanya soal tradisi, tetapi juga memiliki nilai positif dalam bentuk solidaritas sosial. Ia menilai bahwa berbagi uang baru dalam momen tersebut bisa dianggap sebagai bentuk sedekah yang memberikan kebahagiaan, terutama bagi mereka yang menerimanya.
“Iya saya rasa gini, itu lebih ke solidaritas sosial saja”, ucapnya.
Menurutnya, meskipun ada penurunan dalam pencetakan uang baru, semangat berbagi dan solidaritas sosial tetap harus dijaga, serta menjadi bagian dari kebahagiaan bersama dalam merayakan Hari Raya Idulfitri. (FA)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....