Bijak Menggunakan THR
- 22 Mar 2025 08:33 WIB
- Malang
KBRN, Malang: Menyambut Hari Raya, masyarakat Malang, seperti halnya di banyak daerah lainnya, menantikan Tunjangan Hari Raya (THR) dengan antusias. THR yang diterima kerap dianggap sebagai angin segar, namun tanpa perencanaan yang matang, uang tersebut bisa cepat habis tanpa meninggalkan manfaat jangka panjang. Di tengah berbagai godaan untuk berbelanja atau memenuhi keinginan sesaat, bijak dalam mengelola THR sangatlah penting.
THR adalah berkah dan juga bisa menjadi kisah singkat bilamana tidak dimanfaatkan dengan baik dan efektif. Kisah menarik datang dari Ibu Ita, seorang ibu rumah tangga asal Malang yang tahun lalu berhasil mengelola THR dengan sangat bijak.
“Dulu saya sempat boros, sering membeli barang-barang yang tidak perlu, apalagi di saat-saat diskon. Tapi tahun lalu, saya benar-benar merencanakan pengeluaran THR,” ujar Ita, Sabtu (22/3/2025).
Dengan jumlah THR yang cukup besar, apalagi ia dan suami juga bekerja di perusahaan plat merah. Untuk itu ia memilih untuk menabung sekitar 50% dari total THR yang diterimanya. Sisanya digunakan untuk membeli perlengkapan rumah yang sudah lama diinginkan, seperti set peralatan masak baru. Selain itu, ia juga menyisihkan sebagian untuk mendonasikan kebutuhan sembako bagi tetangga yang kurang mampu.
"Daripada uangnya habis mas untuk beli baju baru yang akhirnya cuma dipakai sekali dua kali, saya lebih memilih menabung dan berbagi. Itu lebih memberi kebahagiaan yang lebih tahan lama," tambah Ita dengan tersenyum.
Berbeda dengan Rudianto, seorang pegawai asal Malang, tahun lalu terjebak dirinya dalam godaan gadget terbaru. "Waktu itu THR yang saya terima cukup besar. Awalnya saya berniat menabung, tapi saya tergoda dengan unit HP di mall dan ada promo gadget yang katanya diskon 30%. Saya langsung tergoda dan akhirnya membeli smartphone baru," kenangnya.
Namun, setelah beberapa minggu, ia merasa menyesal karena gadget yang dibelinya hanya digunakan untuk kegiatan hiburan sehari-hari. "Sekarang gadgetnya masih bagus, tapi saya merasa uang itu bisa lebih bermanfaat jika digunakan untuk hal lain, akhirnya saya jual lagi" ujarnya.
THR yang cair merupakan suatu hal yang tidak gampang untuk diputuskan untuk apa, namun demikian bagi beberapa orang, THR adalah kesempatan untuk membeli barang yang tidak begitu urgent dan penting yang berakhir pada keuangan yang tidak sehat. Untuk menghindari godaan boros, perlu perencaaan keuangan yang baik karena menghindari pengeluaran tidak penting dan urgent itu sangat diperlukan kebijaksanaan.
Nikmati Ramadan dengan bijaksana mengelola keuangan, THR bijak, lebaran aman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....