Edukasi Finansial Dinilai Penting Cegah Jerat Paylater
- 14 Agt 2026 21:34 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Kemudahan penggunaan layanan paylater membuat akses terhadap fasilitas pembayaran dan utang konsumtif semakin dekat dengan kehidupan anak muda. Kondisi ini dinilai perlu diimbangi dengan edukasi mengenai pengelolaan keuangan sejak usia sekolah.
Mentor Castle Rock Indonesia, Hanung Mirza, S.Si., dalam program Jaga Malam Mental Health RRI Pro 2 Malang, menilai peran orang tua dan guru penting dalam membentuk kebiasaan finansial anak sejak dini.
Menurut Hanung, anak perlu dibiasakan memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan, sekaligus belajar menabung dan mengelola uang secara bijak.
“Dari kecil itu udah diajarkan cara menabung. Belilah yang butuh. Kalau nggak ada butuh, disisain buat tabung,” ujar Hanung, Jumat (14/8/2026)
Ia juga menilai edukasi mengenai risiko utang dan paylater perlu diperkenalkan secara lebih serius ketika anak memasuki jenjang pendidikan menengah hingga perguruan tinggi.
Hanung mengaku, saat masih bersekolah, pemahaman mengenai bahaya layanan seperti paylater belum banyak diperoleh. Padahal, ketika memasuki masa kuliah, anak muda mulai memiliki kebebasan lebih besar dalam mengambil keputusan keuangan, terutama bagi mereka yang tinggal jauh dari orang tua.
“Harusnya dari SMA itu memang diajarin bahayanya paylater,” katanya.
Menurutnya, edukasi sejak dini dapat membantu anak muda memahami bahwa penggunaan paylater bukan sekadar persoalan membeli barang sekarang dan membayarnya kemudian. Jika digunakan tanpa perencanaan, kebiasaan tersebut dapat berkembang menjadi pola gali lubang tutup lubang dan berdampak pada kondisi finansial di masa depan.
Karena itu, literasi keuangan perlu menjadi bagian dari pembiasaan di keluarga maupun lingkungan pendidikan, sehingga anak muda tidak hanya memahami cara menggunakan layanan keuangan digital, tetapi juga memahami risiko dan konsekuensinya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....