Pemkab Malang Komitmen Lestarikan Ludruk sebagai Identitas Budaya Daerah

  • 09 Agt 2026 10:09 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Pemerintah Kabupaten Malang berkomitmen memperkuat pelestarian ludruk sebagai bagian dari identitas budaya daerah dan kekayaan budaya nasional.

Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., mengatakan keberadaan ludruk tidak hanya berkaitan dengan pelestarian warisan budaya, tetapi juga memiliki nilai sejarah, pendidikan, dan sosial bagi masyarakat.

"Ludruk merupakan warisan budaya yang memiliki nilai sejarah, nilai pendidikan, sekaligus menjadi media pemersatu masyarakat yang harus kita lestarikan bersama. Pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada fisik infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus mampu menjaga jati diri, karakter, dan nilai-nilai budaya lokal," tegas Sanusi, Minggu (9/8/2026).

Menurut Sanusi, pelestarian kesenian tradisional membutuhkan keterlibatan para pelaku seni dan generasi muda. Perkembangan teknologi informasi dan budaya populer dinilai menjadi tantangan sekaligus peluang untuk memperkenalkan kesenian daerah kepada masyarakat yang lebih luas.

Pemkab Malang juga mendorong keterlibatan generasi muda dalam keberlanjutan kesenian tradisional. Upaya tersebut dilakukan dengan mempertahankan ruang bagi kelompok kesenian untuk berekspresi melalui berbagai kegiatan kebudayaan, festival, dan agenda seni kemasyarakatan.

Sanusi mengapresiasi para pelaku seni tradisi yang terus mempertahankan ludruk di tengah perubahan zaman. Menurutnya, keberlanjutan kesenian tersebut membutuhkan sinergi antara pemerintah, pelaku seni, dan masyarakat.

Pemkab Malang menilai kolaborasi tersebut penting agar ludruk tetap berkembang dan dapat dikenalkan kepada generasi berikutnya sebagai bagian dari identitas budaya daerah.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....