Mahasiswa Asing Kenali Ekosistem Media dan Budaya di RRI Malang
- 13 Agt 2026 09:40 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Malang menerima kunjungan mahasiswa asing peserta program pertukaran budaya yang digagas AIESEC Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan Universitas Brawijaya (UB), Rabu (12/8/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pengenalan budaya dan kehidupan masyarakat di Malang Raya, sekaligus memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa asing mengenai perkembangan media penyiaran di Indonesia.
Para peserta diajak mengenal aktivitas dan fasilitas penyiaran RRI Malang, mulai dari studio Pro 1, Pro 2, Pro 4 sebagai kanal budaya, ruang control, hingga ruang podcast. Mereka juga mendapat gambaran mengenai proses produksi dan penyebaran informasi melalui ekosistem media multiplatform.
Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi bersama tim Humas RRI Malang. Dalam sesi tersebut, para mahasiswa berkesempatan bertukar pandangan mengenai peran media publik, perkembangan teknologi penyiaran, serta upaya mempertahankan identitas budaya di tengah perubahan media digital.
Nich, mahasiswa asal Kamboja yang mengikuti program AIESEC UB, mengapresiasi transformasi yang dilakukan RRI Malang. Menurutnya, perkembangan teknologi tidak menghilangkan karakter budaya yang menjadi bagian dari identitas RRI.
“RRI Malang tetap mempertahankan nilai dan jati diri budayanya yang kuat di tengah era industri global. Meski sudah bertransformasi ke ekosistem multiplatform dan aplikasi RRI Digital, karakter khasnya tidak hilang,” katanya.
Selain mengenal dunia penyiaran, peserta juga memperoleh pengalaman mengenai kehidupan masyarakat dan potensi wisata di Malang Raya. Selama mengikuti program, Nich tinggal di Kota Batu bersama keluarga angkat yang direkomendasikan AIESEC.
Pengalaman tersebut memberinya kesempatan untuk mengenal lebih dekat suasana kehidupan masyarakat lokal, termasuk kuliner dan berbagai destinasi wisata di Malang dan Batu.
Ia mengaku tertarik dengan keberagaman makanan khas dan jajanan tradisional yang ditemuinya selama berada di Malang Raya.
“Saya akan mempromosikan potensi wisata dan budaya Malang Raya kepada rekan-rekannya di Kamboja,” ucapnya.
Kunjungan mahasiswa asing tersebut menjadi bagian dari ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman lintas negara. Bagi RRI Malang, interaksi tersebut sekaligus memperluas peran lembaga penyiaran publik dalam memperkenalkan informasi, budaya, dan identitas Indonesia kepada masyarakat internasional.
Melalui kunjungan semacam ini, RRI Malang tidak hanya menjadi ruang belajar mengenai dunia penyiaran, tetapi juga menjadi salah satu titik pertemuan dalam pertukaran budaya dan pengenalan potensi daerah kepada generasi muda dari berbagai negara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....