3 Golongan Manusia yang Mendapat Naungan Allah di Hari Kiamat

  • 20 Sep 2026 11:37 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang- Tiga golongan manusia disebut akan mendapat naungan Allah SWT di hari kiamat, yakni mereka yang tetap menjaga ibadah meski menghadapi kesulitan, senang memakmurkan masjid, serta gemar berbagi kepada orang yang membutuhkan. Hal tersebut disampaikan Ustadzah Hj. Dewi Latifah atau akrab disapa Umi Latifah dalam tausiyah Mutiara Pagi Pro 1 RRI Malang, Minggu (20/9/2026).

Menurutnya salah satu golongan tersebut adalah orang yang tetap bersemangat menjalankan ibadah meskipun harus melawan rasa malas dan kondisi yang tidak nyaman. Salah satunya berwudhu ketika cuaca dingin, melaksanakan sholat tahajud, kemudian menunaikan sholat Subuh berjamaah di masjid. “Walaupun dingin, tetap diperangi rasa malasnya. Jangan sampai rasa dingin membuat kita meninggalkan sholat malam dan sholat Subuh ke masjid,” ujarnya.

Kebiasaan bangun di malam hari untuk melaksanakan tahajud dan dilanjutkan dengan dzikir merupakan bentuk kesungguhan seorang hamba dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT. Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk tidak memelihara sifat malas dalam beribadah, terutama ketika memiliki kesempatan untuk mendapatkan keutamaan dari Allah.

Golongan berikutnya adalah orang-orang yang senang berjalan menuju masjid dalam keadaan gelap. Perjalanan menuju masjid, terutama untuk melaksanakan sholat berjamaah, menjadi bagian dari perjuangan seorang Muslim dalam menjaga ketaatan. “Orang yang berjalan ke masjid di waktu gelap juga termasuk orang yang kita harapkan mendapatkan naungan Allah di akhirat,” kata Umi Latifah.

Selain itu, Umi Latifah mengingatkan pentingnya menjadi pribadi yang ringan tangan dan peduli terhadap orang yang sedang mengalami kesulitan, terutama mereka yang kelaparan. Berbagi makanan tidak harus menunggu seseorang menjadi kaya terlebih dahulu. Menurutnya, kemampuan yang dimiliki, sekecil apa pun, dapat digunakan untuk membantu sesama.

“Jangan menunggu kaya untuk memberi makan orang lain. Kita harus belajar menjadi orang yang dermawan, karena memberi kepada orang yang kelaparan merupakan amal yang sangat berarti,” tutur Umi Latifah. Ia mengajak umat Islam untuk membiasakan diri berbuat baik dan memperbanyak amal sebagai bekal menghadapi kehidupan akhirat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....