Menjaga Lisan di Era Media Sosial Cerminkan Akhlak Muslim
- 09 Jul 2026 13:35 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Perkembangan media sosial memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam berkomunikasi dan menyebarkan informasi. Namun, di balik kemudahan tersebut, setiap pengguna dituntut lebih bijak dalam menjaga lisan maupun tulisan agar tidak menimbulkan fitnah, perpecahan, maupun menyakiti orang lain.
Hal tersebut disampaikan oleh Ustadz A. Fakhrur Rouzi, M.Pd., saat mengisi program Cahyaning Ati Pro 4 RRI Malang pada Senin (6/7/2026).
Menurut Ustadz A. Fakhrur Rouzi, dalam ajaran Islam, setiap perkataan dan tulisan yang disampaikan seseorang akan dimintai pertanggungjawaban. Di era digital, tulisan yang diunggah di media sosial memiliki dampak yang sama besarnya dengan ucapan secara langsung.
"Menjaga lisan di era media sosial berarti juga menjaga apa yang kita tuliskan. Jangan sampai jari kita lebih cepat mengetik daripada hati dan pikiran dalam mempertimbangkan manfaat maupun mudaratnya," jelasnya.
Ia mengatakan, seorang muslim hendaknya membiasakan diri melakukan tabayun atau memastikan kebenaran informasi sebelum membagikannya kepada orang lain. Langkah tersebut penting untuk mencegah penyebaran berita bohong maupun informasi yang dapat memicu keresahan di tengah masyarakat.
"Kalau tidak membawa manfaat, lebih baik kita diam. Begitu juga di media sosial, jika informasi belum jelas kebenarannya, jangan mudah menyebarkan karena bisa menjadi dosa yang terus mengalir," ujarnya.
Selain itu, Ustadz A. Fakhrur Rouzi mengajak masyarakat memanfaatkan media sosial sebagai sarana menyebarkan nilai-nilai kebaikan, ilmu yang bermanfaat, serta pesan-pesan yang menyejukkan. Menurutnya, media sosial dapat menjadi ladang pahala apabila digunakan secara bijaksana.
Melalui kajian tersebut, masyarakat diharapkan semakin sadar pentingnya menjaga etika dalam berkomunikasi di ruang digital. Dengan menjaga lisan dan tulisan, setiap pengguna media sosial dapat menciptakan lingkungan yang lebih santun, damai, dan membawa manfaat bagi sesama. (Nico)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....