Mengeluh Boleh, Asal Kepada Allah
- 05 Jul 2026 09:25 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Tekanan hidup, persoalan ekonomi, hingga harapan yang belum terwujud sering membuat seseorang meluapkan keluh kesah kepada orang lain atau media sosial. Padahal, tidak semua persoalan perlu diumbar karena justru dapat menambah beban pikiran maupun mengundang penilaian negatif dari lingkungan.
Dalam sesi tanya jawab program Mutiara Pagi RRI Malang, Rabu (10/6/2026), Ustaz Hafid Murtaji mengingatkan bahwa mengeluh merupakan sifat manusiawi. Namun, seorang muslim dianjurkan menjadikan Allah sebagai tempat terbaik untuk mencurahkan segala persoalan.
"Mengeluh itu manusiawi. Tetapi tempat mengeluh yang paling tepat adalah kepada Allah melalui doa. Allah justru senang ketika hamba-Nya datang dan memohon kepada-Nya," jelas Ustaz Hafid.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak menjadikan media sosial sebagai tempat melampiaskan seluruh masalah pribadi. Selain berpotensi mengundang komentar yang tidak membangun, kebiasaan tersebut dapat membuka peluang munculnya perundungan maupun prasangka dari orang lain.
"Jangan semua masalah diumbar di media sosial. Bisa menjadi bahan gunjingan bahkan bullying. Lebih baik sampaikan kepada Allah, karena hanya Dia yang benar-benar mengetahui apa yang kita rasakan," tuturnya.
Menjawab pertanyaan pendengar lainnya, Ustaz Hafid menegaskan bahwa doa yang belum dikabulkan bukan berarti Allah tidak mendengar. Menurutnya, Allah Maha Mengetahui waktu terbaik untuk mengabulkan permintaan hamba-Nya.
"Boleh jadi yang kita minta belum diberikan sekarang karena Allah sedang menyiapkan waktu yang lebih baik atau menjaga kita dari sesuatu yang belum kita ketahui. Tetaplah yakin dan terus berdoa," pungkasnya.
Ia berharap masyarakat mampu menjadikan keyakinan dan tawakal sebagai bekal menghadapi berbagai persoalan hidup sehingga hati tetap tenang, optimistis, dan tidak mudah berputus asa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....