SD Insan Amanah Catat Peningkatan Kelulusan Munaqosah Tahun 2026
- 10 Mei 2026 19:17 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Suasanaharu dan bangga sangat terasa di Akasia Ballroom Hotel Savana Malang, Minggu (10/5/2026) siang. Ratusan wali murid tampak hadir menyaksikan prosesi Khotmul Quran dan Imtihan XIII SD Insan Amanah untuk kategori Tartil, Tahfidz, Turjuman, dan KBQ Metode Ummi. Momen tersebut menjadi istimewa karena tahun ini sekolah berhasil mencatatkan capaian kelulusan munaqosah tertinggi dalam tiga tahun terakhir.
Sebanyak 351 siswa dinyatakan lulus munaqosah setelah melalui rangkaian ujian bacaan dan hafalan Al-Qur’an. Jumlah tersebut meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya, yakni 280 siswa pada 2024 dan 312 siswa pada 2025. Peningkatan ini dinilai sebagai hasil dari pembiasaan belajar Al-Qur’an yang dilakukan secara konsisten sejak dini.
Kepala SD Insan Amanah, Dr. Suhardini Nurhayati, M.Pd., mengaku bersyukur atas capaian para siswa tahun ini. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja keras siswa, guru, serta dukungan orang tua selama proses pembelajaran berlangsung. “Alhamdulillah, ini menjadi anugerah sekaligus kebanggaan bagi kami. Anak-anak mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya meski harus menjalani latihan intensif dan aktivitas sekolah yang cukup padat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, persiapan menuju munaqosah memang dilakukan secara serius, termasuk latihan intensif dalam beberapa hari terakhir sebelum ujian. Namun, proses pembentukan kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an sebenarnya telah dibangun melalui pembiasaan yang dilakukan selama bertahun-tahun di lingkungan sekolah.
Selain fokus pada pendidikan Al-Qur’an, siswa SD Insan Amanah juga tetap aktif mengikuti berbagai kegiatan akademik dan nonakademik. Mereka terlibat dalam kegiatan seni hingga presentasi ilmiah dalam ajang Science and Art Project Expo. Sekolah menilai kemampuan tersebut menunjukkan bahwa para siswa mampu berkembang secara seimbang antara prestasi akademik dan pendidikan karakter.
SD Insan Amanah juga menerapkan prinsip pendidikan yang memberikan kesempatan setara bagi seluruh siswa untuk berkembang dan tampil percaya diri. Menurut Suhardini, setiap anak memiliki potensi yang berbeda sehingga perlu mendapatkan ruang yang sama untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. “Kami ingin anak-anak tumbuh dengan rasa percaya diri dan mampu mengoptimalkan potensi yang dimiliki sejak usia dini,” katanya.
Untuk menjaga kualitas dan objektivitas penilaian, proses munaqosah melibatkan 40 penguji profesional dari Ummi Foundation Daerah Kota Malang. Para penguji berasal dari luar lingkungan sekolah sehingga hasil penilaian dilakukan secara independen. Dengan sistem tersebut, kualitas bacaan dan hafalan siswa diharapkan benar-benar terukur serta dapat dipertanggungjawabkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....