LPP RRI Malang Perkuat Zona Integritas menuju Pelayanan Prima

  • 10 Jun 2026 11:00 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Malang terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola organisasi yang bersih, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik melalui pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2026.

Pembentukan tim Zona Integritas ditetapkan melalui Keputusan Kepala LPP RRI Malang Nomor 877 Tahun 2026 yang ditandatangani pada 8 Juni 2026. Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan LPP RRI Malang dalam mendorong reformasi birokrasi yang berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan pengawasan, peningkatan profesionalisme sumber daya manusia, serta penguatan budaya kerja yang berintegritas.

Kepala LPP RRI Malang, Diana Rusnawati, SH menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas (ZI) merupakan komitmen bersama seluruh insan RRI untuk menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas dan terpercaya.

“Pembangunan Zona Integritas bukan hanya tentang memenuhi target administratif, tetapi merupakan transformasi budaya kerja yang harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kami ingin memastikan setiap layanan yang diberikan RRI Malang berjalan secara profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan publik. Melalui semangat kolaborasi seluruh pegawai, kami optimistis dapat mewujudkan lingkungan kerja yang bersih serta pelayanan yang semakin baik bagi masyarakat,” ujarnya Rabu (10/6/2026).

Dalam struktur organisasi yang telah ditetapkan, terdapat enam kelompok kerja yang akan menjadi motor penggerak pembangunan Zona Integritas, yakni Kelompok Kerja Pelayanan Publik, Penguatan Pengawasan, Penguatan Akuntabilitas Kinerja, Penataan Sistem Manajemen SDM, Penataan Tata Laksana, dan Manajemen Perubahan. Masing - masing kelompok kerja memiliki tanggung jawab strategis untuk mendukung tercapainya predikat WBK dan WBBM di lingkungan LPP RRI Malang.

Sebelum pembentukan tim, penyusunan rencana kerja Zona Integritas dilakukan melalui serangkaian rapat koordinasi yang menitikberatkan pada penguatan komitmen organisasi terhadap pelayanan publik yang bersih dan profesional. Dalam forum tersebut, para koordinator kelompok kerja memaparkan konsep Zona Integritas serta pentingnya implementasi nilai - nilai integritas dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga publik.

Ketua Tim ZI LPP RRI Malang, Viki Andi Alfian, A.Md menyampaikan, pembentukan Tim Zona Integritas RRI Malang Tahun 2026 merupakan wujud komitmen berkelanjutan dalam mendukung reformasi birokrasi. "Melalui langkah ini, diharapkan semangat integritas seluruh pegawai semakin meningkat sehingga mampu menghadirkan siaran berkualitas dan pelayanan publik yang semakin prima bagi masyarakat," tegas Viki.

Koordinasi Tim Zona Integritas LPP RRI Malang dipimpin Kasatker LPP RRI Malang (Foto: Dok RRI Malang)

Rapat koordinasi ZI yang dihadiri tim lengkap zona integritas ini menghasilkan sejumlah strategi implementasi yang mencakup identifikasi area - area yang memerlukan perbaikan, penguatan sistem pencegahan dan deteksi korupsi, serta penguatan budaya kerja berbasis integritas. Selain itu, dilakukan pembagian tugas dan tanggung jawab kepada setiap anggota tim guna memastikan seluruh program berjalan sesuai target dan tahapan yang telah ditetapkan.

Melalui pembangunan Zona Integritas, LPP RRI Malang menargetkan peningkatan kualitas pelayanan publik yang lebih cepat, mudah, aman, dan terjangkau, sekaligus meningkatkan indeks kepuasan masyarakat terhadap layanan yang diberikan. Program ini juga diharapkan mampu memperkuat tata kelola organisasi yang efektif, meningkatkan akuntabilitas kinerja, serta mendorong terciptanya lingkungan kerja yang bebas dari praktik korupsi.

Dengan semangat perubahan dan kolaborasi yang terus dibangun, LPP RRI Malang optimistis dapat menjadi institusi penyiaran publik yang tidak hanya terpercaya dalam menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi teladan dalam penerapan birokrasi yang bersih, profesional, dan melayani. Transformasi ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi publik melalui pelayanan yang semakin berkualitas dan berintegritas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....