Hari Bumi, Penanaman Mangrove Jadi Aksi Nyata
- 27 Apr 2026 00:03 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Peringatan Hari Bumi 2026 di Malang tidak berhenti pada seremoni semata. Beberapa hari setelah pelaksanaan, aksi penanaman mangrove yang digelar oleh Grand Mercure Malang Mirama bersama komunitas lingkungan tercatat sebagai langkah nyata dalam menjaga ekosistem pesisir selatan.
Kegiatan yang dilaksanakan pada 22 April 2026 lalu di Pantai Tamban, Desa Tambakrejo, Kabupaten Malang, berhasil menanam sebanyak 60 bibit mangrove dengan melibatkan sekitar 25 partisipan dari berbagai unsur.
Kolaborasi ini menggandeng Bumi Baik serta Gunung Pithing Mangrove Conservation sebagai mitra pelaksana di lapangan. Pasca kegiatan, proses pemantauan dan perawatan bibit mulai dilakukan untuk memastikan tingkat keberlangsungan hidup tanaman tetap optimal. Edukasi yang diberikan saat kegiatan berlangsung menjadi bekal penting bagi peserta dan komunitas lokal dalam menjaga tanaman yang telah ditanam.
Program bertajuk “Menanam Mangrove, Menitipkan Kebaikan Untuk Masa Depan” ini menegaskan bahwa upaya pelestarian lingkungan memerlukan kesinambungan, bukan hanya kegiatan sesaat.

Kawasan Pantai Tamban dipilih karena memiliki tingkat kerentanan terhadap abrasi. Mangrove yang ditanam diharapkan mampu menjadi pelindung alami pesisir sekaligus mendukung keseimbangan ekosistem laut. Selain itu, keberadaan mangrove juga memberikan manfaat ekonomi tidak langsung bagi masyarakat pesisir, terutama nelayan, melalui penyediaan habitat bagi berbagai biota laut.
Cluster General Manager at Hotel Grand Mercure Malang Mirama and Mercure Surabaya Grand Mirama, Sugito Adhi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam bidang lingkungan.
“Ini bukan kegiatan satu kali, tetapi bagian dari upaya berkelanjutan yang akan terus kami dorong bersama mitra,” ujarnya, Minggu (26/4/2026).
Sementara itu, Edy Sulaksono dari komunitas konservasi menilai kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam memperluas kawasan mangrove yang kini telah mencapai sekitar 22 hektare.

Pasca Hari Bumi, kegiatan ini menjadi refleksi bahwa kesadaran lingkungan harus diwujudkan dalam aksi konkret dan berkelanjutan. Penanaman mangrove di Pantai Tamban menjadi salah satu contoh bagaimana sinergi antara sektor swasta dan komunitas mampu memberikan dampak nyata bagi lingkungan. Upaya ini diharapkan terus berlanjut dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk terlibat dalam menjaga kelestarian alam, khususnya di wilayah Malang Raya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....