Ramadan Momentum Top Up Pahala
- 25 Feb 2026 09:03 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Program Cahyaning Ati yang disiarkan Pro 4 RRI Malang pada Rabu, (25/2/2026) menghadirkan Ustaz Abdul Aziz, S.Ag dengan tema “Bulan Ramadan: Top Up Pahala atau Dosa?”
Menurutnya Ramadan bukan sekadar rutinitas tahunan menahan lapar dan dahaga, melainkan momentum strategis untuk meningkatkan kualitas diri.
| Baca juga: Amalan Utama 10 Hari di Bulan Dzulhijah |
"Puasa adalah kebutuhan spiritual manusia yang telah “termaktub” dalam fitrah, sebagaimana tergambar dalam kata kutiba (telah diwajibkan) dalam Al-Qur’an. Tujuan akhirnya adalah membentuk pribadi bertakwa serta meraih ampunan Allah SWT," jelasnya
Ustaz Abdul Aziz menjelaskan bahwa memperdalam Al-Qur’an di bulan Ramadan tidak cukup hanya dengan membaca atau mengaji selepas tarawih.
"Tadarus, harus dimaknai lebih luas sebagai proses mengkaji, memahami, dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Ramadan menjadi ruang refleksi sekaligus pembinaan diri agar nilai-nilai ilahiah benar-benar membumi dalam perilaku sosial, keluarga, maupun lingkungan kerja,"ungkapnya.
Dalam pemaparannya, ia juga mengingatkan adanya fenomena “top up dosa” di tengah semangat ibadah Ramadan. Meski setan disebut dibelenggu, ia menegaskan bahwa setan bukan hanya dari golongan jin, tetapi juga sifat buruk yang tumbuh dalam diri manusia. Godaan bisa hadir melalui berbagai cara, termasuk media sosial dan grup percakapan digital yang kerap memicu prasangka, emosi, hingga perdebatan tidak sehat.
Ustaz Abdul Aziz mengutip hadis Nabi Muhammad SAW tentang banyaknya orang yang berpuasa namun hanya mendapatkan lapar dan dahaga. Ia mengajak umat Islam menjadikan Ramadan sebagai kesempatan emas memperbanyak pahala dan meminimalkan dosa.
"Jangan sampai perjuangan menahan lapar dan dahaga ternodai oleh perilaku yang justru menghapus nilai ibadah itu sendiri,"pungkasnya. (Mey)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....