Pengkhianatan dari Dalam, Awal Runtuhnya Kerajaan Singhasari
- 17 Feb 2026 17:53 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Kerajaan Singhasari yang pernah mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan Raja Kertanagara, ternyata runtuh bukan karena serangan kekuatan asing, melainkan akibat pengkhianatan dari dalam sistem itu sendiri. Hal ini diungkapkan oleh Suwardono, Sejarawan, dalam program Pesona Budaya RRI Pro 1 Malang, Senin malam (16/2/2026).
Menurut Suwardono, kondisi sosial dan politik Singhasari pada akhir abad ke-13 sangat rentan. Sejumlah kebijakan Raja Kertanagara, seperti pengiriman pasukan ke Malayu serta ekspedisi militer ke Bali pada tahun 1284, menyebabkan kekosongan pertahanan di pusat kerajaan.
"Situasi ini dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang berniat melakukan pemberontakan. Singhasari hancur bukan karena serangan pasukan Tar-Tar, melainkan karena pengkhianatan dari orang yang dipercaya di dalam negeri sendiri,” ujarnya.
Pemberontakan dipimpin oleh Raja Jayakatwang dari Kerajaan Gelang-Gelang, keturunan Raja Kertajaya Kadiri, yang menyimpan dendam lama terhadap dinasti Rajasa. Dalam upaya merebut Singhasari, Jayakatwang menjalin kerja sama dengan Aria Wiraraja, seorang adipati yang disingkirkan Raja Kertanagara dan ditempatkan di Sungenep.
Dalam naskah Pararaton disebutkan bahwa Aria Wiraraja mengirim surat berisi nasihat simbolik kepada Jayakatwang, yang menggambarkan kondisi Singhasari sebagai “harimau tanpa gigi”. Istilah tersebut merujuk pada Mpu Raganatha, patih senior yang telah lanjut usia dan tidak lagi aktif dalam pemerintahan.
Jayakatwang kemudian menyusun strategi dengan membagi pasukan menjadi dua. Sebagian pasukan menyerang dari arah utara sebagai umpan, sementara pasukan utama bergerak diam-diam dari selatan menuju pusat kerajaan. Strategi ini berhasil memancing pasukan Singhasari keluar dari pura, sehingga pertahanan ibu kota melemah.
Suwardono menilai, kejatuhan Singhasari menjadi pelajaran penting tentang rapuhnya sebuah kekuasaan besar ketika stabilitas internal dan kewaspadaan politik diabaikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....