Akademisi UB Kembangkan Ilmu Sosial Bernafaskan Islam
- 06 Feb 2026 09:33 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang- Dr. Arifin, M.Si dikenal sebagai akademisi dan pengamat sosial yang konsisten mengembangkan kajian sosiologi berbasis nilai-nilai Islam. Lahir di Lamongan pada tahun 1960, ia menempuh perjalanan pendidikan panjang hingga meraih gelar Doktor Minat Studi Sosiologi di Universitas Brawijaya Malang. Dalam berbagai kesempatan, ia menegaskan bahwa ilmu sosial harus memiliki ruh spiritual agar tidak kehilangan arah.
Sebagai penulis produktif, Dr. Arifin telah melahirkan sedikitnya 11 buku yang membahas sosiologi, pendidikan, serta integrasi Islam dalam ilmu pengetahuan. Karya terbarunya, Pengantar Studi Islamisasi Sosiologi, setebal 726 halaman, terbit pada Maret 2025 dan tersedia dalam versi cetak maupun ebook. Menurutnya, kehadiran dua format ini bertujuan memperluas akses pembaca dari berbagai kalangan.
Dalam pemikiran-pemikirannya, Dr. Arifin menekankan bahwa islamisasi sosiologi bukan bentuk pemaksaan agama, melainkan pembumian nilai ilahiah dalam realitas sosial. Ia menyebut bahwa fenomena sosial, norma, nilai, relasi manusia, hingga modernisasi harus dipahami dengan merujuk pada Alquran sebagai sumber utama pengetahuan.
Ia juga banyak mengkritisi pemahaman kesalehan yang hanya berhenti pada aspek personal. Menurutnya, kesalehan sosial menjadi tolok ukur utama kualitas iman seseorang. “Allah tidak akan memaafkan dosa sosial sebelum seseorang meminta maaf kepada sesama yang disakiti,” katanya, merujuk pada nilai-nilai etika sosial Islam.
Menutup refleksinya, Dr. Arifin menyampaikan bahwa ilmu pengetahuan tanpa sentuhan religi akan melahirkan kekeringan moral. Ia berharap generasi akademisi Muslim mampu mengintegrasikan iman, ilmu, dan amal dalam membangun peradaban yang berkeadilan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....