Pentingnya Memenuhi Tangki Cinta Anak di Rumah
- 24 Jan 2026 10:19 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Pemenuhan kebutuhan emosional anak atau yang dikenal sebagai tangki cinta menjadi fondasi penting dalam tumbuh kembang anak di lingkungan keluarga. Kementerian Kesehatan melalui kampanye “Saling Jaga Hati” dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) menekankan bahwa anak yang kebutuhan emosionalnya terpenuhi akan memiliki benteng perlindungan yang kuat, sehingga tidak mudah menjadi target perilaku manipulatif maupun kekerasan.
Dalam praktik pengasuhan sehari-hari, orang tua sering kali tanpa sadar lebih fokus pada koreksi atau perbaikan perilaku anak. Padahal, yang sesungguhnya dibutuhkan anak adalah koneksi yang hangat dengan orang tuanya. Hubungan emosional yang kuat membuat anak merasa didengar, dihargai, dan dilindungi, sekaligus menjadi sumber utama rasa percaya diri mereka.
Membangun pengasuhan positif di rumah menjadi langkah penting untuk memenuhi tangki cinta anak. Pengasuhan positif dapat diwujudkan melalui komunikasi yang efektif, penerapan disiplin positif, melatih anak bersikap baik, serta membantu anak mengenali dan mengelola emosinya. Selain itu, manajemen stres orang tua dan pembagian peran yang seimbang juga berperan besar dalam menciptakan suasana rumah yang aman dan nyaman bagi anak.
Orang tua dianjurkan untuk hadir secara utuh saat anak berbicara tanpa menghakimi, menghargai usaha anak dan tidak hanya berfokus pada hasil, serta memvalidasi perasaan anak sebelum memberikan koreksi. Memberikan batasan yang jelas namun tetap penuh empati juga penting agar anak merasa aman dan dipahami.
Pemenuhan tangki cinta anak dapat ditunjukkan melalui kasih sayang yang konsisten, baik lewat kata-kata, waktu berkualitas, maupun sentuhan yang aman. Ketika anak merasa dicintai dan diterima apa adanya, mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri dan berani menjadi diri sendiri.
Sebagai bentuk perlindungan tambahan, masyarakat juga diimbau untuk tidak ragu melaporkan jika menemukan atau mengalami kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Pemerintah menyediakan layanan pengaduan melalui SAPA 129 serta layanan Healing 119 ext. 8 sebagai upaya bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi anak Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....