AI Ubah Cara Kerja UMKM, Bukan Gantikan Manusia
- 06 Okt 2026 15:11 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Pemanfaatan kecerdasan buatan mulai mengubah cara pelaku UMKM menyelesaikan pekerjaan tanpa berarti menghilangkan peran manusia dalam bisnis mereka. AI membantu pekerjaan berulang seperti administrasi, pengolahan data, pembuatan konten, hingga pelayanan pelanggan sehingga aktivitas usaha menjadi lebih efisien.
“Teknologi ini dirancang membantu masyarakat Indonesia, terutama pelaku bisnis, menyelesaikan berbagai kebutuhan pekerjaan. AI dapat digunakan untuk menginput data, mengunggah produk, membuat presentasi, hingga membantu layanan pelanggan secara lebih praktis bagi UMKM,” ujar Jemmy Sugianto - Co-Director ALIEN AI, Senin (05/10/2026).
Penggunaan teknologi ini juga ditunjukkan melalui uji coba penginputan ribuan data dari sistem Puskesmas menuju spreadsheet secara otomatis. Dalam uji coba ini, Alien AI membantu menyelesaikan 3.600 data yang sebelumnya membutuhkan proses administratif cukup panjang dan melelahkan kini.
“Meski demikian, pengguna tetap harus memberikan instruksi jelas agar AI memahami pekerjaan, sumber data, tujuan, serta hasil yang diinginkan. Perubahan ini seharusnya dipahami sebagai peningkatan kemampuan pekerja, bukan ancaman terhadap keberadaan tenaga manusia saat ini. Pekerja administrasi dapat beralih menjadi pengawas, pengendali, atau operator yang memastikan pekerjaan AI berjalan sesuai kebutuhan organisasi bagi UMKM. Perubahan peran ini membuat manusia perlu mempelajari kemampuan baru, terutama komunikasi dengan AI melalui instruksi yang tepat dan terstruktur,” imbuhnya.
Kemampuan memberikan perintah kepada AI semakin penting karena teknologi membutuhkan konteks jelas untuk menghasilkan pekerjaan sesuai harapan. Karena itu, pelaku UMKM tidak perlu takut menghadapi perkembangan AI selama mau belajar dan memahami cara memanfaatkannya secara bijaksana.
AI sebaiknya diposisikan sebagai asisten digital yang mempercepat pekerjaan, sementara keputusan penting tetap berada pada pelaku UMKM itu sendiri. Pendekatan ini memungkinkan pelaku UMKM menghemat waktu untuk pekerjaan rutin dan memusatkan perhatian pada strategi pengembangan usaha bagi UMKM.
“Teknologi tidak otomatis menghapus kreativitas manusia karena ide, pertimbangan, dan keputusan tetap diperlukan. Pelaku usaha tetap harus menentukan tujuan bisnis, memahami pelanggan, serta memastikan hasil pekerjaan AI sesuai karakter usaha masing-masing saat ini,” ungkapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....