FBN RI Dorong Pelestarian Budaya dan Gotong Royong sebagai Wujud Bela Negara

  • 20 Jun 2026 17:58 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Pelestarian seni, budaya, dan semangat gotong royong dinilai menjadi salah satu bentuk nyata bela negara di tengah kehidupan masyarakat modern. Hal tersebut disampaikan pengurus Forum Bela Negara Republik Indonesia (FBN RI) DPW Jawa Timur dalam dialog bersama RRI Malang.

Rendi Triatmojo, SE., dari Departemen Pendidikan, Seni, dan Budaya DPW FBN RI Jawa Timur mengatakan bahwa kegiatan budaya memiliki peran strategis dalam memperkuat persatuan masyarakat yang berasal dari berbagai latar belakang suku, agama, maupun profesi. Menurutnya, tradisi-tradisi lokal seperti Grebeg Suro maupun kegiatan budaya masyarakat lainnya dapat menjadi ruang berkumpul yang mempererat kebersamaan dan memperkuat rasa memiliki terhadap bangsa.

“Melalui budaya, masyarakat dapat saling berinteraksi tanpa memandang perbedaan. Inilah salah satu cara menjaga persatuan sekaligus melestarikan identitas bangsa,” katanya saat dikonfirmasi pada Jumat (19/6/2026).

Ia menjelaskan bahwa keterlibatan generasi muda dalam kepanitiaan maupun pelaksanaan kegiatan budaya juga menjadi sarana pendidikan karakter. Dengan terlibat langsung, anak-anak muda belajar mengenai kerja sama, tanggung jawab, dan semangat gotong royong yang selama ini menjadi nilai luhur masyarakat Indonesia.

Sekretaris Jenderal DPW FBN RI Jawa Timur, Purwanto, S.Sos., S.H., M.H., menambahkan bahwa Kota Malang sebagai kota pendidikan dihuni masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia. Keberagaman tersebut menurutnya harus menjadi kekuatan untuk mempererat persaudaraan, bukan justru memicu perpecahan.

"Karena itu, FBN RI mendorong adanya kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menghadirkan kegiatan yang mempertemukan komunitas, organisasi kemasyarakatan, maupun kelompok pemuda dari beragam latar belakang sehingga nilai persatuan dan Bhinneka Tunggal Ika dapat terus terjaga," kata Purwanto.

Selain budaya, ia juga menilai pendidikan karakter sebaiknya dimulai dari lingkungan keluarga. Nilai-nilai seperti kejujuran, disiplin, toleransi, dan saling menghormati merupakan fondasi yang akan membentuk pribadi berjiwa bela negara ketika berinteraksi di masyarakat.

Di tengah perkembangan teknologi informasi, FBN RI juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Penyebaran hoaks dan narasi yang memecah belah dinilai dapat mengikis persatuan apabila tidak disikapi dengan bijaksana.

Melalui pendekatan budaya, pendidikan, dan penguatan nilai kebangsaan, FBN RI berharap masyarakat semakin aktif menjaga warisan budaya Indonesia sekaligus memperkokoh persatuan nasional sebagai bagian dari implementasi semangat bela negara dalam kehidupan sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....