Bukan Sekadar MPLS, Siswa Sekolah Rakyat Dilatih Disiplin
- 16 Agt 2026 14:44 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Blitar - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Blitar tidak hanya diisi dengan pengenalan lingkungan maupun kegiatan sekolah. Selama 10 hari, siswa baru juga mulai dibiasakan menjalani rutinitas secara tertib dan disiplin.
Pembentukan kedisiplinan menjadi salah satu bagian penting dalam pelaksanaan MPLS. Para siswa akan mendapatkan pendampingan untuk membangun kebiasaan positif dalam menjalani aktivitas sehari-hari, termasuk saat berada di asrama.
Komandan Kodim 0808/Blitar Letkol Inf Virlani Arudyawan mengatakan pembinaan kedisiplinan dalam MPLS tersebut turut melibatkan Taruna TNI dan Polri. Keterlibatan itu merupakan bagian dari program pemerintah pusat dalam pelaksanaan Sekolah Rakyat.
"Ya ini program dari pusat dalam Sekolah Rakyat. Nanti bukan hanya Taruna Akademi TNI saja, tapi dengan Akpol juga. Nanti mereka datang ke sini selama MPLS ini berlangsung," kata Virlani, Minggu (16/8/2026).
Sekitar 10 Taruna Akademi Angkatan Laut Surabaya rencananya akan didatangkan ke Sekolah Rakyat Kota Blitar. Mereka akan mendampingi siswa sekaligus berbagi pengalaman mengenai kedisiplinan dan keteraturan dalam menjalani aktivitas.
Menurut Virlani, kedisiplinan yang ditanamkan tidak hanya berkaitan dengan aturan di sekolah. Siswa juga akan dibiasakan menjalani rutinitas dengan tertib sejak memulai aktivitas pada pagi hari.
"Seperti misalnya bagaimana para siswa disiplin sejak bangun tidur, berkegiatan secara tertib dan sebagainya," ujarnya.
Pendampingan juga dilakukan oleh unsur TNI dan Polri. Virlani bersama Kapolres Blitar Kota akan secara berkala memantau kegiatan siswa selama masa pengenalan berlangsung.
"Rencananya akan ada 10 Taruna yang didatangkan ke sini. Kemudian saya dengan Kapolres Blitar Kota juga setiap saat akan ikut datang mendampingi," jelasnya.
Sebanyak 202 siswa mengikuti MPLS di Sekolah Rakyat Kota Blitar. Mereka terdiri dari 131 siswa asal Kota Blitar, 42 siswa dari Kota Malang, dan 29 siswa dari Kota Batu.
Selain pendampingan dari Taruna TNI-Polri, setiap 10 siswa juga akan mendapatkan satu wali asuh. Wali asuh bertugas mendampingi dan mengawasi aktivitas siswa selama menjalani kehidupan di Sekolah Rakyat.
Dengan pola tersebut, MPLS menjadi tahap awal bagi siswa untuk beradaptasi sekaligus membangun kebiasaan hidup yang teratur. Kedisiplinan yang diperkenalkan sejak awal diharapkan menjadi bekal bagi siswa selama menjalani pendidikan di Sekolah Rakyat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....