Kota Batu Dorong Gaya Hidup Minim Sampah lewat Batu Greenation Fest 2026

  • 23 Jun 2026 17:52 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang: Persoalan sampah masih menjadi tantangan besar bagi banyak daerah di Indonesia, termasuk Kota Batu. Melalui Batu Greenation Fest 2026, Pemerintah Kota Batu mengajak masyarakat mulai menerapkan gaya hidup minim sampah dari lingkungan rumah tangga.

Perwakilan ECOTON, Tonis Afrianto, menegaskan bahwa pengurangan sampah harus dimulai dari perubahan kebiasaan sehari-hari. Menurutnya, prinsip pengelolaan sampah yang benar harus mengikuti urutan 3R, yakni Reduce, Reuse, dan Recycle.

“Yang paling penting sebenarnya Reduce atau mengurangi sampah sejak awal. Ini yang sering dilupakan masyarakat,” kata Tonis kepada RRI, Selasa (23/6/2026).

Ia mencontohkan langkah sederhana seperti menolak kantong plastik sekali pakai, membawa tumbler sendiri, menggunakan wadah guna ulang, serta mengurangi konsumsi produk berkemasan sekali pakai.

Sementara itu, Eni Maulidiyah mengungkapkan bahwa salah satu tantangan terbesar adalah mengubah pola pikir masyarakat terkait pengelolaan sampah.

“Masih ada anggapan bahwa setelah membayar iuran sampah, tugas masyarakat selesai. Padahal pengelolaan sampah membutuhkan keterlibatan semua pihak sejak dari sumbernya,” ujarnya.

DLH Kota Batu sendiri telah mengembangkan berbagai program pengurangan sampah, termasuk pembangunan rumah kompos, penguatan TPS3R, hingga pendampingan desa percontohan berbasis konsep Zero Waste City.

Melalui Batu Greenation Fest 2026, masyarakat diajak untuk memahami bahwa persoalan sampah tidak bisa hanya diselesaikan di tempat pembuangan akhir, tetapi harus dimulai dari rumah masing-masing.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....