Gaya Hidup Hemat Energi Kian Jadi Pilihan Masyarakat Modern
- 03 Jun 2026 11:43 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penggunaan energi secara efisien terus meningkat seiring perubahan kebutuhan energi global. Kini, hemat energi tidak lagi dipandang sebagai bentuk pengorbanan kenyamanan, melainkan menjadi bagian dari gaya hidup modern yang mendukung keberlanjutan.
Dikutip dari Fimela, Rabu (3/6/2026), berbagai kebiasaan sederhana mulai diterapkan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari, baik di rumah maupun saat beraktivitas di luar. Langkah-langkah tersebut dinilai mampu membantu mengurangi konsumsi energi tanpa mengurangi kualitas hidup.
Head of Marketing Semen Merah Putih, Nyiayu Chairunnikma, mengatakan konsistensi menjadi faktor utama dalam membangun budaya hemat energi.
| Baca juga: Gerakan Belajar Zero Waste dari Rumah |
"Kesadaran itu penting, tetapi yang membuatnya berdampak adalah kebiasaan. Ketika langkah sederhana seperti mematikan lampu atau menggunakan energi seperlunya dilakukan setiap hari, di situlah perubahan besar mulai terbentuk," ujarnya.
Di lingkungan rumah, penerapan gaya hidup hemat energi dapat dilakukan dengan memanfaatkan pencahayaan alami pada siang hari, mengatur suhu pendingin ruangan secara efisien, serta mematikan perangkat elektronik yang tidak digunakan. Selain itu, penggunaan peralatan rumah tangga berteknologi hemat energi juga semakin banyak diminati.
Konsep hunian yang memiliki sirkulasi udara dan pencahayaan yang baik turut mendukung pengurangan konsumsi energi dalam jangka panjang. Dengan desain rumah yang lebih terbuka, kebutuhan penggunaan lampu maupun pendingin ruangan dapat ditekan.
Sementara itu, di luar rumah, gaya hidup hemat energi tercermin melalui pilihan transportasi dan kebiasaan sehari-hari. Berjalan kaki, menggunakan transportasi umum, hingga menggabungkan beberapa keperluan dalam satu perjalanan menjadi langkah sederhana yang dapat mengurangi penggunaan bahan bakar.
Penggunaan mode hemat daya pada perangkat elektronik serta kebiasaan membawa botol minum pribadi juga dinilai sebagai bagian dari upaya mengurangi pemborosan energi dan sumber daya.
Menurut Nyiayu, kolaborasi antara masyarakat dan pelaku industri sangat penting untuk memperluas penerapan gaya hidup hemat energi. Edukasi yang berkelanjutan dan penyediaan solusi yang relevan diyakini dapat mendorong semakin banyak orang untuk menerapkan kebiasaan tersebut.
Melalui langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten, gaya hidup hemat energi diharapkan dapat menjadi bagian dari budaya masyarakat sekaligus mendukung terciptanya masa depan yang lebih berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....